Dolar Bertahan Kuat, Kejutan The Fed Mengintai
Dolar Amerika Serikat bertahan dekat level tertinggi dalam satu bulan pada perdagangan Rabu (29/7). Indeks Dolar AS bergerak di sekitar 101,20 meskipun turun tipis 0,06%.
Investor memilih berhati-hati menjelang keputusan suku bunga Federal Reserve. Sebagian analis memperkirakan bank sentral AS masih berpeluang memberikan kejutan dengan menaikkan suku bunga.
Euro bergerak tipis di sekitar US$1,139 setelah sebelumnya menyentuh level terendah satu bulan. Pound juga bergerak terbatas di dekat level terendah sejak awal Juli menjelang keputusan Bank of England.
Kekuatan dolar turut ditopang oleh konflik Timur Tengah yang kembali memanas. Amerika Serikat dan Arab Saudi melancarkan serangan terhadap kelompok yang didukung Iran di Irak.
Serangan tersebut terjadi setelah militer AS menyatakan berhasil menggagalkan serangan mendadak Iran terhadap pasukan Amerika. Ketegangan mendorong harga minyak naik lebih dari 3% dan kembali memicu kekhawatiran inflasi energi.
Pasar saat ini memperkirakan peluang sekitar 36% bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin. Jika The Fed memberikan sinyal hawkish, dolar berpotensi menguat, sedangkan euro, pound, emas, dan aset berisiko dapat kembali tertekan.(yds)
Sumber: Newsmaker.id