Bursa Eropa Menhijau di Tengah Jeda Konflik
Bursa saham Eropa ditutup menguat tipis pada perdagangan Senin (27/7), didukung penurunan imbal hasil obligasi dan harga energi. Indeks STOXX Europe 600 naik 0,2% ke level 645,6, sementara Euro STOXX 60 bergerak ke 6.290.
Sentimen pasar membaik setelah Amerika Serikat dan Iran kembali menahan serangan. Jeda konflik tersebut meningkatkan harapan pemulihan ekspor energi dari kawasan Timur Tengah dan membantu meredakan kekhawatiran inflasi.
Saham perbankan mencatat kenaikan kuat. Santander dan BNP Paribas menguat lebih dari 2%, sedangkan Intesa Sanpaolo naik 1% menjelang laporan kinerjanya pekan ini.
Sektor perangkat lunak turut melonjak menjelang laporan keuangan perusahaan teknologi besar AS. Saham SAP melesat 7,8%, didukung peluncuran tahap kedua program pembelian kembali saham senilai €10 miliar dan hasil kuartal kedua yang lebih baik dari perkiraan.
Sebaliknya, saham produsen cip masih tertekan akibat kekhawatiran terhadap besarnya belanja sektor kecerdasan buatan. ASML anjlok 8,4% dan Infineon turun 4,5%, sementara pelemahan minyak menekan saham Shell, BP, Siemens Energy, dan E.ON.
Indeks DAX Jerman naik lebih dari 1% ke atas 25.400, sedangkan FTSE 100 Inggris menguat 0,4% ke atas 10.780. Bursa Eropa berpeluang tetap menguat apabila harga energi dan imbal hasil obligasi terus turun, meski laporan keuangan teknologi dan keputusan bank sentral masih dapat memicu volatilitas. (arl)
Sumber: Newsmaker.id