Wall Street Melemah, Saham AI dan Chip Jadi Beban
Bursa saham Amerika Serikat mayoritas melemah pada perdagangan Senin (17/07). Tekanan datang dari pelemahan saham perusahaan berbasis kecerdasan buatan atau AI, serta meningkatnya ketidakpastian makroekonomi.
Indeks S&P 500 turun 0,3%, sementara Nasdaq 100 melemah 1,3%. Saham produsen chip kembali menjadi beban utama karena investor mulai mempertanyakan kemampuan sektor ini memenuhi proyeksi ambisius yang sebelumnya mendorong reli spekulatif.
ADR SK Hynix turun 8% setelah sempat melonjak 13% pada debut perdagangan Jumat lalu. Saham Nvidia, AMD, dan Intel juga melemah lebih dari 1%, sementara Sandisk dan Micron turun lebih dari 3%.
Di sisi lain, indeks Dow Jones masih naik tipis meskipun pasar dibayangi risiko suku bunga tinggi. Konflik antara Amerika Serikat dan Iran terus menghambat ekspor energi dari Timur Tengah, sehingga meningkatkan kekhawatiran inflasi dan biaya kredit.
Dari sisi market analis, pelemahan saham AI dan chip menunjukkan investor mulai lebih selektif setelah reli besar sektor teknologi. Jika harga energi terus naik, ekspektasi suku bunga tinggi dapat kembali menguat dan menekan saham pertumbuhan, sementara pasar juga menunggu laporan keuangan bank besar seperti JPMorgan dan Bank of America. (arl)
Sumber: Newsmaker.id