Bursa Eropa Menguat Tipis, Ini Yang Jadi Pantauan Investor
Bursa saham Eropa bergerak sedikit lebih tinggi pada perdagangan Jumat (10/07). Indeks STOXX 50 dan STOXX 600 masing-masing naik tipis sekitar 0,1%, seiring investor terus mencermati perkembangan konflik di Timur Tengah.
Sentimen pasar mendapat sedikit dukungan dari meredanya harga minyak setelah sempat melonjak tajam pada awal pekan. Tekanan harga energi mulai berkurang setelah muncul laporan bahwa Amerika Serikat dan Iran akan melanjutkan negosiasi damai.
Namun, penguatan bursa Eropa masih terbatas karena sektor teknologi berada di bawah tekanan. Saham ASML Holding turun 1,9%, sementara Infineon Technologies melemah 2,3%. Pelaku pasar juga menantikan debut saham SK Hynix di pasar Amerika Serikat, yang menjadi perhatian utama sektor semikonduktor global.
Di sisi lain, saham Vodafone melonjak lebih dari 10% dan menjadi penggerak utama STOXX 600. Kenaikan tersebut terjadi setelah perusahaan telekomunikasi asal Uni Emirat Arab, e&, mengumumkan akan menjual kepemilikannya di Vodafone senilai US$5,95 miliar. Saham BBVA, Intesa Sanpaolo, dan Rio Tinto juga menguat, sementara AstraZeneca turun 1,4% setelah sebelumnya melemah 6,2%.
Dari sisi dampak market, meredanya harga minyak dapat membantu mengurangi kekhawatiran inflasi dan memberi ruang bagi aset berisiko untuk pulih. Namun, tekanan pada sektor teknologi dan ketidakpastian geopolitik membuat penguatan bursa Eropa masih rapuh. Sepanjang pekan ini, STOXX 50 masih turun sekitar 2%, sementara STOXX 600 melemah sekitar 1,8%. (asd)
Sumber: Newsmaker.id