Saham Teknologi Tekan Bursa Eropa
Newsmaker.id - Bursa saham Eropa bergerak melemah pada perdagangan Jumat, 17 Juli 2026, mengikuti aksi jual besar pada saham teknologi dan semikonduktor global. Indeks STOXX Europe 600 turun sekitar 0,9%, sementara kontrak berjangka Euro STOXX 50 dan DAX juga menunjukkan pembukaan yang lebih rendah.
Sektor teknologi menjadi pemberat utama setelah investor mulai meragukan apakah besarnya investasi untuk kecerdasan buatan akan menghasilkan keuntungan yang sebanding dengan valuasi perusahaan saat ini. Saham ASML turun sekitar 3,9%, sementara Infineon turut melemah setelah tekanan pada saham chip Amerika Serikat menyebar ke pasar Asia dan Eropa.
Pelemahan terjadi meskipun sejumlah perusahaan teknologi masih melaporkan kinerja kuat. TSMC mencatat lonjakan laba dan ASML sebelumnya menaikkan proyeksi penjualan, tetapi pasar tetap melakukan aksi ambil untung karena khawatir reli saham AI telah berlangsung terlalu cepat dan ditopang oleh posisi investor yang terlalu agresif.
Sentimen pasar juga tertekan oleh meningkatnya ketegangan Amerika Serikat dan Iran yang mendorong harga minyak naik lebih dari 10% sepanjang pekan. Kenaikan energi kembali memicu kekhawatiran inflasi dan memperkecil peluang bank sentral segera menurunkan suku bunga, sehingga investor mengurangi eksposur terhadap aset berisiko.
Dampak terhadap Pasar :
Tekanan pada saham teknologi berpotensi memicu rotasi dana menuju sektor yang lebih defensif, seperti kesehatan, barang konsumsi pokok, dan utilitas. Saham energi juga dapat memperoleh dukungan apabila harga minyak terus naik, sedangkan perusahaan teknologi dengan valuasi tinggi berisiko menghadapi koreksi lanjutan.
Bagi ekonomi Eropa, harga energi yang terus meningkat dapat menaikkan biaya produksi dan menekan konsumsi masyarakat. Kondisi tersebut juga dapat membuat Bank Sentral Eropa lebih berhati-hati dalam melonggarkan kebijakan karena harus menyeimbangkan risiko inflasi dengan perlambatan pertumbuhan ekonomi.(CP)