Bursa Eropa Tertekan, Saham AI Jadi Beban
Bursa saham Eropa ditutup melemah tajam pada perdagangan Jumat (17/7), mengikuti tekanan di pasar ekuitas global. Investor mulai mengurangi eksposur pada saham berbasis kecerdasan buatan atau AI, sementara ketegangan geopolitik turut menekan sentimen pasar.
Indeks Euro STOXX 50 turun 1,1% ke level 6.229, sementara STOXX Europe 600 melemah 0,4% ke 641. Pelemahan ini mencerminkan meningkatnya kehati-hatian investor terhadap valuasi saham teknologi dan prospek belanja infrastruktur AI.
Saham-saham terkait AI melemah di berbagai pasar global. Kekhawatiran muncul karena perusahaan besar pengembang AI atau hyperscaler diperkirakan mulai memperlambat belanja infrastruktur setelah periode ekspansi besar-besaran.
Sentimen semakin tertekan setelah perusahaan China, Moonshot, merilis model LLM yang kuat. Hal ini memicu kekhawatiran bahwa dominasi teknologi Barat dapat mendapat tekanan lebih besar dari persaingan China.
Di sektor teknologi Eropa, ASML turun 3,9%, sementara Siemens melemah 2,3%. Tekanan juga terlihat pada sektor perbankan karena kenaikan harga gas alam meningkatkan risiko inflasi dan memengaruhi prospek kredit.
Dampaknya ke market, bursa Eropa berpotensi tetap tertekan jika rotasi keluar dari saham AI berlanjut dan risiko inflasi energi meningkat. Investor kemungkinan akan lebih selektif terhadap saham teknologi, perbankan, dan emiten yang sensitif terhadap biaya energi.(yds)
Sumber: Newsmaker.id