Wall Street Ditutup Beragam Saat Saham AI Terkoreksi
Bursa saham AS ditutup beragam pada Selasa (17/6), dengan tekanan utama datang dari aksi ambil untung di saham-saham terkait kecerdasan buatan. S&P 500 turun 0,6%, sementara Nasdaq melemah 1,2% karena investor mengurangi eksposur pada saham semikonduktor setelah reli sebelumnya.
Sejumlah nama besar chip mencatat penurunan tajam. Nvidia melemah 2,4%, Broadcom turun 4,4%, Micron terkoreksi 6,2%, AMD turun 7,3%, dan Intel merosot 8,5%. Koreksi tersebut menunjukkan valuasi saham AI kembali menjadi area yang sensitif ketika investor mulai menilai ulang momentum kenaikan sektor teknologi.
Di sisi lain, SpaceX naik 4,8% dan melanjutkan penguatan sejak IPO pada Jumat, setelah muncul laporan bahwa perusahaan tersebut akan mengakuisisi Cursor senilai $60 miliar. Pergerakan ini membantu menahan sebagian tekanan di pasar, meski belum cukup untuk mengangkat indeks berbasis teknologi secara keseluruhan.
Dow Jones justru menguat 328 poin ke rekor baru, didukung optimisme terhadap kesepakatan awal AS-Iran. Kedua negara diperkirakan menandatangani kesepakatan pada Jumat, sementara pejabat AS menyatakan Selat Hormuz akan kembali dibuka. Sentimen ini mendorong persepsi bahwa risiko gangguan pasokan energi dapat mereda.
Yield obligasi terus menurun karena harga minyak yang lebih rendah membantu meredakan kekhawatiran inflasi. Dalam transmisi pasar, minyak yang melemah dapat menekan ekspektasi inflasi, mengurangi tekanan pada yield, dan memberi ruang bagi valuasi saham yang sensitif terhadap suku bunga.
Pasar juga menunggu keputusan Federal Reserve pada Rabu, dengan suku bunga diperkirakan tetap ditahan. Namun, perhatian tetap tertuju pada Ketua Fed Kevin Warsh, yang diperkirakan mendorong perubahan kerangka moneter dan neraca yang lebih kecil.
Di sektor keuangan, JPMorgan naik 3,7% dan Visa menguat 2,8%, membantu menopang Dow. Fokus pasar berikutnya tertuju pada sinyal Fed, arah yield obligasi, keberlanjutan koreksi saham AI, serta kepastian penandatanganan kesepakatan AS-Iran pada Jumat.(yds)
Sumber: Newsmaker.id