Wall Street Cetak Rekor Baru
Bursa saham Amerika Serikat menguat pada perdagangan Rabu (6/5), dengan S&P 500 dan Nasdaq naik lebih dari 0,7% hingga mencetak rekor baru. Sementara itu, Dow Jones bertambah sekitar 400 poin.
Kenaikan Wall Street ditopang oleh membaiknya sentimen makro setelah muncul harapan perang AS-Iran dapat segera berakhir. Laporan bahwa Amerika Serikat hampir menyepakati memorandum dari Iran turut memicu optimisme pasar.
Jika kesepakatan tercapai, arus perdagangan melalui Selat Hormuz berpotensi kembali normal. Sentimen ini membuat harga energi turun, sehingga tekanan inflasi ikut mereda dan memberi ruang positif bagi pasar saham.
Penguatan terjadi di hampir seluruh sektor, kecuali saham-saham produsen energi. Tekanan pada sektor energi muncul karena penurunan harga minyak membuat prospek pendapatan perusahaan migas ikut dibayangi koreksi.
Dari sisi emiten, saham berbasis kecerdasan buatan kembali menjadi penggerak utama. AMD melonjak sekitar 20% setelah kinerja keuangannya melampaui ekspektasi dan perusahaan menaikkan proyeksi bisnis berkat pertumbuhan pusat data. Super Micro Computer juga naik 15%, sementara Nvidia, Sandisk, Micron, dan Intel menguat lebih dari 2%.
Sentimen positif juga datang dari laporan kinerja perusahaan besar lainnya. Disney naik sekitar 5% setelah membukukan pendapatan kuat, sedangkan Uber menguat 7% berkat proyeksi pemesanan yang solid.(yds)
Sumber: Newsmaker.id