S&P 500 Ditutup Melemah saat Harga Minyak Kembali Naik
S&P 500 melemah pada Selasa (24/3), memangkas sebagian lonjakan tajam pada sesi sebelumnya, ketika harga minyak kembali menguat sementara perang Iran bergerak lebih jauh memasuki pekan keempat. Kondisi ini membuat investor kembali menahan risk appetite, seiring pasar menilai risiko inflasi energi dan ketidakpastian geopolitik masih tinggi.
Indeks acuan tersebut turun sekitar 0,4%, sementara Dow Jones Industrial Average merosot sekitar 85 poin atau 0,2%. Nasdaq Composite turun lebih dalam sekitar 0,8%, menandakan tekanan lebih besar pada saham-saham berorientasi pertumbuhan saat biaya energi kembali naik.
Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Selasa bahwa “kami sedang berada dalam negosiasi saat ini” terkait konflik dengan Iran, seraya menambahkan bahwa “pihak lainnya, saya bisa bilang, mereka ingin membuat kesepakatan.” Komentar ini muncul setelah unggahan Trump di Truth Social pada Senin yang menyebut AS dan Iran telah melakukan pembicaraan yang “sangat baik dan produktif” menuju “penyelesaian lengkap dan total” permusuhan di Timur Tengah.
Pernyataan Trump pada Senin sempat mendorong indeks utama Wall Street melonjak lebih dari 1% pada hari itu. Namun media pemerintah Iran melaporkan tidak ada pembicaraan langsung antara kedua negara, membuat pasar kembali ragu terhadap validitas jalur diplomasi dan menjaga sentimen tetap rapuh.(mrv)
Sumber : Newsmaker.id