Perak Rebound, Pasar Balik Berani Ambil Risiko
Harga perak lanjut menguat di awal pekan, masih bertahan dekat area $80 saat sesi Eropa berjalan hari Senin (9/2). Pada pukul 21:02 WIB (14:02 GMT), XAG/USD berada di sekitar $79,74/oz atau naik +2,21% dibanding penutupan sebelumnya.
Kenaikan ini kelihatan seperti lanjutan aksi “buy the dip” setelah pekan lalu perak sempat bergerak brutal. Begitu tekanan jual mereda, pembeli mulai masuk lagi—ngincar pantulan cepat, sekaligus “ngecek” apakah pasar sudah punya tenaga buat membangun tren yang lebih rapi.
Sentimen global juga lagi bantu. Kemenangan telak pemerintahan di Jepang bikin pasar kembali ngomongin peluang kebijakan fiskal yang lebih longgar—biasanya efeknya nyambung ke ekspektasi inflasi dan dorong minat ke aset hard/komoditas, termasuk perak.
Dari sisi geopolitik, tensi memang agak turun karena jalur dialog AS–Iran masih jalan, tapi ketidakpastian belum hilang total. Makanya perak tetap kebagian “bumbu” defensif—nggak sekuat emas, tapi cukup buat bikin buyer tetap nyaman pegang posisi.
Arah berikutnya kemungkinan ditentukan data AS minggu ini—terutama tenaga kerja dan inflasi. Kalau data melemah dan pasar makin yakin The Fed bakal lebih dovish, perak bisa lanjut ditopang; tapi kalau data panas, perak biasanya yang paling cepat “meledak” volatilitasnya. (Arl)
Sumber: Newsmaker.id