Sentimen Risk-Off dan Jelang NFP Dongkrak Harga Perak
Perak (XAG/USD) menguat pada hari Selasa (18/11), diperdagangkan di kisaran $50,70 pada saat penulisan, naik 1,00% hari ini. Logam mulia ini didukung oleh sentimen risk-off yang meluas di seluruh pasar, dengan investor lebih memilih eksposur safe haven karena aset berisiko berada di bawah tekanan. Sentimen hati-hati ini muncul menjelang rilis data ekonomi AS yang telah lama tertunda, terutama laporan Nonfarm Payrolls (NFP) bulan September yang dijadwalkan pada hari Kamis.
Ekuitas global secara umum melemah, mendorong permintaan untuk aset defensif. Investor tetap ragu-ragu karena aliran indikator ekonomi makro AS telah terganggu dalam beberapa pekan terakhir, yang mempersulit penilaian momentum pasar tenaga kerja secara real-time. Laporan NFP yang akan datang membuat pelaku pasar menahan diri, secara mekanis memperkuat daya tarik logam mulia.
Komentar yang berbeda-beda dari pejabat Federal Reserve (Fed) menambah lapisan ketidakpastian lainnya. Gubernur Christopher Waller menyampaikan nada dovish yang khas, menggambarkan pasar tenaga kerja sebagai "lemah" dan hampir "macet". Ia menegaskan kembali bahwa pemotongan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan bulan Desember akan memberikan "asuransi tambahan" terhadap perlambatan ekonomi. Sebaliknya, beberapa anggota Fed lainnya mengisyaratkan kehati-hatian, dengan alasan bahwa mungkin masih terlalu dini untuk melonggarkan kebijakan selama inflasi masih di atas target.
Perbedaan ini tercermin dalam harga pasar. Menurut perangkat CME FedWatch, peluang pemotongan suku bunga bulan Desember kini mencapai 46,6%, turun tajam dari 66,9% pada minggu sebelumnya. Investor mengharapkan rilis data statistik secara bertahap untuk meningkatkan visibilitas. Klaim Pengangguran Awal mencapai 232.000, sementara Klaim Berkelanjutan naik menjadi 1,957 juta untuk pekan yang berakhir pada 18 Oktober, memperkuat tanda-tanda meredanya kondisi ketenagakerjaan.
Dalam lingkungan ketidakpastian makro parsial ini, Perak diuntungkan oleh karakteristik safe haven-nya. Ekspektasi pelonggaran moneter jangka menengah dari The Fed, meskipun berkurang, terus memberikan dukungan struktural bagi logam mulia, sementara ketidakpastian politik dan ekonomi menopang permintaan yang stabil namun tetap hati-hati. (Arl)
Sumber: Fxstreet.com