• Sat, Mar 14, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

11 August 2025 10:24  |

Harga Minyak Turun, Pasar Tunggu Kepastian Damai dari Trump dan Putin

Harga minyak mentah global turun pada awal pekan ini setelah mencatat penurunan mingguan terbesar sejak akhir Juni. Penurunan ini terjadi menjelang pertemuan penting antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin pada Jumat mendatang, yang memunculkan harapan akan tercapainya kesepakatan damai untuk mengakhiri perang di Ukraina. Harga Brent diperdagangkan mendekati $66 per barel setelah turun 4,4% pekan lalu, sementara West Texas Intermediate (WTI) stabil di atas $63.

Pasar menanggapi pernyataan Trump yang tidak mengumumkan sanksi tambahan terhadap Rusia maupun tarif terhadap negara pembeli energi Rusia saat mengumumkan rencana pertemuan di Alaska. Namun, tenggat waktu 8 Agustus tetap diberlakukan bagi Kremlin untuk menyetujui gencatan senjata. Di balik layar, pejabat AS dan Rusia dikabarkan tengah menyusun kesepakatan yang memungkinkan Moskow mempertahankan wilayah yang telah direbut, dengan dukungan diplomatik dari Ukraina dan sekutu-sekutu Eropa—meskipun hasil akhir kesepakatan masih belum pasti.

Tekanan terhadap harga minyak juga dipicu oleh faktor pasokan global. Sepanjang tahun ini, minyak telah kehilangan lebih dari 10% nilainya akibat kebijakan OPEC+ yang mempercepat peningkatan produksi lebih awal dari jadwal, mengakhiri pembatasan yang diberlakukan sejak 2023. Sementara itu, perlambatan pertumbuhan ekonomi global juga menimbulkan kekhawatiran akan berkurangnya konsumsi energi di paruh kedua tahun ini.

Apabila kesepakatan damai Ukraina-Rusia benar-benar tercapai, sanksi atas pasokan energi dari Rusia bisa dicabut. Hal ini dapat memperparah proyeksi kelebihan pasokan minyak menjelang akhir tahun. Menurut Robert Rennie dari Westpac, jika ketegangan berhasil mereda, harga Brent bisa jatuh di bawah $65, bahkan berisiko menyentuh level di bawah $60 pada kuartal keempat tahun ini.

Investor saat ini menanti sejumlah laporan penting untuk melihat arah keseimbangan pasar minyak global. OPEC akan merilis analisis pasar bulanannya akhir pekan ini, sementara Badan Informasi Energi AS (EIA) dijadwalkan merilis Prospek Energi Jangka Pendek pada hari Selasa. Badan Energi Internasional (IEA) juga akan mengeluarkan laporan pasar pada hari Rabu. Sementara itu, ketegangan belum sepenuhnya mereda, setelah Ukraina mengklaim telah melancarkan serangan drone terhadap kilang minyak besar di wilayah Saratov Rusia, menambah daftar panjang serangan terhadap infrastruktur energi Rusia bulan ini.(alg)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

OIL

Harga Minyak Naik Dua Hari Beruntun, Ditopang Optimisme Daga...

Minyak naik untuk hari kedua di tengah optimisme atas perundingan perdagangan AS menjelang batas waktu minggu depan, dan kare...

25 July 2025 10:56
OIL

Brent Terombang-ambing, Pasar Bingung Antara Sanksi dan Paso...

Harga minyak mengalami pergerakan yang tidak stabil pada hari Selasa (15/07), di tengah ketidakpastian pasar atas dampak kebi...

15 July 2025 21:42
OIL

Pasokan Tambah, Ekspor Turun: Drama Baru Harga Minyak Dimula...

Harga minyak dunia pada Rabu (2/7) nyaris tak berubah karena pasar menimbang berbagai faktor, mulai dari rencana peningkatan ...

2 July 2025 16:19
OIL

Minyak Terus Naik karena Arus Rusia yang Lebih Rendah Mengim...

Minyak memperpanjang kenaikan terbesarnya dalam hampir empat minggu karena pasokan minyak mentah Rusia yang lebih ketat memba...

11 February 2025 14:35
BIAS23.com NM23 Ai