Harga Minyak Pulih Dari Terendah Lima Bulan
Harga minyak mentah kembali naik ke atas level US$70 per barel pada perdagangan Senin. Kenaikan ini menjadi pemulihan terbatas setelah harga sebelumnya sempat jatuh ke level terendah dalam empat bulan terakhir.
Penguatan harga dipicu oleh menurunnya lalu lintas kapal melalui Selat Hormuz setelah serangan akhir pekan lalu. Meski kapal komersial masih dapat melintasi jalur strategis tersebut, jumlah transit secara keseluruhan melemah karena kepercayaan perusahaan pelayaran terganggu.
Selat Hormuz kembali menjadi pusat perhatian pasar karena menjadi salah satu jalur utama pengiriman energi dunia. Penurunan aktivitas kapal membuat investor kembali mencermati risiko gangguan pasokan, meskipun sentimen pasar secara umum mulai lebih tenang.
Dari sisi diplomasi, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan AS dan Iran dijadwalkan menggelar pembicaraan damai baru pada Selasa di Doha, Qatar. Rencana ini muncul setelah akhir pekan yang penuh ketegangan, termasuk serangan balasan AS terhadap target militer Iran.
Meski konflik sempat meningkat, AS dan Iran sepakat untuk menahan serangan langsung agar perdagangan maritim dapat kembali berjalan. Kesepakatan ini membantu menjaga harga minyak tetap dekat level sebelum perang dimulai pada 28 Februari, meskipun risiko di Selat Hormuz belum sepenuhnya hilang.(yds)
Sumber: Newsmaker.id