• Fri, Jun 19, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

19 June 2026 14:23  |

Harga Minyak Menguat Tipis, Pasar Pantau Kelanjutan Hormuz

Harga minyak bergerak menguat tipis setelah sempat mencatat pelemahan mingguan yang cukup dalam pada Jumat (19/06). Kenaikan ini terjadi karena pelaku pasar masih menilai prospek pemulihan arus minyak melalui Selat Hormuz, sambil tetap mencermati ketegangan yang belum sepenuhnya mereda di kawasan Timur Tengah.

Brent naik ke atas US$80 per barel, sehingga memangkas penurunan mingguannya menjadi sekitar 8%. Sementara itu, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Agustus bergerak di sekitar US$77 per barel. Sejumlah kapal yang sebelumnya tertahan mulai keluar dari jalur Hormuz setelah adanya kesepakatan damai sementara antara Amerika Serikat dan Iran pada pekan ini.

Meski demikian, sentimen pasar belum sepenuhnya tenang. Wakil Presiden AS JD Vance menunda perjalanannya ke Swiss untuk pembicaraan lanjutan dengan Iran. Di saat yang sama, militer Israel menyatakan masih melanjutkan serangan terhadap Hizbullah yang didukung Iran di Lebanon. Kondisi ini membuat risiko geopolitik tetap menjadi perhatian utama pasar energi.

Pada Kamis, kapal-kapal yang membawa hampir 10 juta barel minyak terlihat berada di luar Selat Hormuz atau mulai berlayar melalui jalur tersebut. Bahkan, kapal tanker milik Arab Saudi kembali melintas untuk pertama kalinya sejak konflik dimulai lebih dari tiga bulan lalu. Dalam kondisi normal, Selat Hormuz biasanya menjadi jalur pengiriman sekitar 20 juta barel minyak dan produk energi per hari, menurut Badan Energi Internasional.

Secara market, kenaikan minyak saat ini lebih terlihat sebagai rebound teknikal setelah tekanan jual tajam dalam beberapa sesi terakhir. Namun, ruang penguatan masih terbatas karena pasar menunggu bukti bahwa pembukaan Hormuz benar-benar berjalan stabil. Jika arus kapal kembali lancar, harga minyak berpotensi tetap tertekan. Sebaliknya, apabila ketegangan kembali meningkat atau proses pembukaan jalur terganggu, minyak dapat kembali mendapatkan dorongan naik dari premi risiko geopolitik. (asd)

Sumber: Newsmaker.id 

Related News

OIL

Harga Minyak Naik Dua Hari Beruntun, Ditopang Optimisme Daga...

Minyak naik untuk hari kedua di tengah optimisme atas perundingan perdagangan AS menjelang batas waktu minggu depan, dan kare...

25 July 2025 10:56
OIL

Minyak Melonjak, Serangan Rudal Iran ke Israel Uji Gencatan ...

Harga minyak menguat tajam pada Senin setelah Iran meluncurkan beberapa gelombang rudal ke arah Israel, meningkatkan kekhawat...

8 June 2026 07:33
OIL

API Laporkan Lonjakan Stok AS, Minyak Melunak!

Harga minyak melemah tipis pada Rabu pagi setelah data American Petroleum Institute (API) menunjukkan kenaikan persediaan min...

18 March 2026 08:44
OIL

Brent Terombang-ambing, Pasar Bingung Antara Sanksi dan Paso...

Harga minyak mengalami pergerakan yang tidak stabil pada hari Selasa (15/07), di tengah ketidakpastian pasar atas dampak kebi...

15 July 2025 21:42
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai