• Mon, Jun 15, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

15 June 2026 07:32  |

Minyak Anjlok, Hormuz Berpeluang Dibuka Lagi

Harga minyak turun tajam setelah Amerika Serikat dan Iran menyepakati perjanjian damai yang berpotensi membuka kembali Selat Hormuz. Brent turun 4,0% ke US$83,88/barel pada pukul 07.43 waktu Singapura, sementara WTI melemah 4,5% ke US$81,05/barel. Penurunan ini menunjukkan pasar mulai melepaskan premi risiko geopolitik yang selama beberapa bulan terakhir menopang harga energi.

Presiden AS Donald Trump mengatakan pembukaan Selat Hormuz akan dilakukan secara “bebas pulsa” setelah kesepakatan ditandatangani pada hari Jumat. Ia juga menyatakan blokade terhadap Iran akan berakhir. Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi mengonfirmasi bahwa kesepakatan telah tercapai, meskipun isi teks baru akan dipublikasikan setelah seremoni penandatanganan di Swiss.

Selat Hormuz menjadi kunci karena pada kondisi normal jalur ini membawa sekitar seperlima arus minyak global. Sejak konflik pecah pada akhir Februari, gangguan pada jalur tersebut telah membatasi pengiriman minyak dan gas dari Teluk Persia, mendorong naiknya harga energi, serta memperkuat tekanan inflasi global. Oleh karena itu, prospek pembukaan Hormuz langsung menekan harga minyak.

Namun pemulihan pasokan tidak akan terjadi seketika. Masih ada beberapa kendala teknis, termasuk pembersihan ranjau, keamanan kapal, dan kejelasan mengenai sejauh mana Iran akan mengontrol lalu lintas kapal di jalur tersebut. Artinya, meskipun risiko utama mulai mereda, pasar tetap perlu melihat implementasi nyata di lapangan.

Secara fundamental, penurunan minyak dapat meredakan tekanan inflasi energi dan mengurangi dorongan bagi bank sentral untuk menaikkan suku bunga. Namun, jika pembukaan Hormuz tertunda atau kesepakatan menghadapi hambatan politik, premi risiko bisa kembali masuk ke harga. Untuk saat ini, arah minyak akan bergantung pada penandatanganan resmi, arus kapal di Hormuz, dan respons produsen Teluk terhadap normalisasi pasokan. (asd)*

Sumber : Newsmaker.id

Related News

OIL

Harga Minyak Naik Dua Hari Beruntun, Ditopang Optimisme Daga...

Minyak naik untuk hari kedua di tengah optimisme atas perundingan perdagangan AS menjelang batas waktu minggu depan, dan kare...

25 July 2025 10:56
OIL

Minyak Melonjak, Serangan Rudal Iran ke Israel Uji Gencatan ...

Harga minyak menguat tajam pada Senin setelah Iran meluncurkan beberapa gelombang rudal ke arah Israel, meningkatkan kekhawat...

8 June 2026 07:33
OIL

API Laporkan Lonjakan Stok AS, Minyak Melunak!

Harga minyak melemah tipis pada Rabu pagi setelah data American Petroleum Institute (API) menunjukkan kenaikan persediaan min...

18 March 2026 08:44
OIL

Brent Terombang-ambing, Pasar Bingung Antara Sanksi dan Paso...

Harga minyak mengalami pergerakan yang tidak stabil pada hari Selasa (15/07), di tengah ketidakpastian pasar atas dampak kebi...

15 July 2025 21:42
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai