Yen Menguat Tajam, Dolar Kembali Terpukul
Yen Jepang memperpanjang penguatannya terhadap dolar AS dan euro pada akhir perdagangan New York, Jumat (31/7). Mata uang Jepang naik sekitar 1% terhadap kedua mata uang tersebut setelah kembali mendapat dorongan kuat menjelang penutupan pasar.
Pasangan USD/JPY turun hingga 1,2% ke sekitar 157,70. Sementara itu, EUR/JPY melemah sekitar 1% dan sempat menyentuh level 181,99, menunjukkan permintaan terhadap yen meningkat cukup luas.
Penguatan yen semakin cepat setelah muncul laporan bahwa sejumlah bank Amerika Serikat diminta memeriksa nilai tukar utama oleh Federal Reserve New York. Langkah tersebut memicu spekulasi bahwa otoritas sedang meningkatkan pengawasan terhadap pergerakan dolar-yen.
Tekanan terhadap dolar juga terlihat dari Bloomberg Dollar Spot Index yang mencatat penurunan sekitar 1,3% sepanjang pekan. Pelemahan tersebut mencerminkan meningkatnya kehati-hatian pasar terhadap arah kebijakan Federal Reserve dan potensi tindakan lanjutan untuk menstabilkan yen.
Analisis Newsmaker: Penurunan USD/JPY ke bawah 158,00 menunjukkan momentum penguatan yen masih dominan. Kondisi ini dapat menekan indeks dolar serta mendukung emas dalam jangka pendek. Namun, volatilitas tetap tinggi karena pasar masih menunggu kepastian mengenai intervensi dan arah kebijakan Bank of Japan. (arl)
Sumber : Newsmaker.id