Peringatan Intervensi Angkat Yen dari Titik Terendah
Newsmaker.id - Yen Jepang menguat terbatas terhadap dolar Amerika Serikat pada perdagangan Kamis, 16 Juli 2026. Pasangan USD/JPY bergerak di sekitar 162,1 setelah inflasi AS yang lebih rendah dari perkiraan mengurangi kekhawatiran bahwa Federal Reserve akan segera kembali menaikkan suku bunga.
Dukungan tambahan datang dari peringatan pemerintah Jepang mengenai pergerakan mata uang yang berlebihan. Menteri Keuangan Jepang Satsuki Katayama kembali menegaskan kesiapan pemerintah mengambil langkah untuk menjaga stabilitas yen, sehingga pelaku pasar semakin berhati-hati mempertahankan posisi jual pada mata uang tersebut.
Meski mengalami pemulihan, yen masih berada di sekitar level terendah dalam empat dekade. Perbedaan suku bunga antara Amerika Serikat dan Jepang serta tingginya permintaan terhadap aset berdenominasi dolar masih menjadi tekanan utama, sementara belum adanya tindakan konkret dari Tokyo membatasi penguatan mata uang Jepang.
Kenaikan harga minyak akibat ketegangan di Timur Tengah turut menjadi risiko bagi yen karena Jepang sangat bergantung pada impor energi. Harga minyak yang lebih tinggi dapat memperbesar biaya impor dan memperburuk neraca perdagangan Jepang. Oleh karena itu, penguatan yen kemungkinan masih terbatas selama USD/JPY belum turun secara meyakinkan dari area 162.(CP)