• Thu, Apr 23, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

23 April 2026 10:54  |

Minyak Naik, Hormuz Masih Tertutup

Harga minyak melanjutkan kenaikan untuk hari keempat setelah Amerika Serikat dan Iran gagal mengadakan putaran baru perundingan damai dan tetap terikat terkait kendali Selat Hormuz. Ketidakpastian ini menjaga premi risiko pasokan tetap tinggi, karena akses pelayaran di jalur strategis tersebut belum pulih.

Brent diperdagangkan sekitar $97 per barel, sementara WTI berada di sekitar $97. Presiden AS Donald Trump mengatakan gencatan yang disepakati 7 April akan berlaku tanpa batas waktu sambil menunggu Iran mengajukan proposal perdamaian baru, namun Teheran menyatakan tidak berencana ikut negosiasi dalam waktu dekat.

Pergerakan harga tetap sangat didorong oleh berita utama. Brent sempat naik hingga 4,2% di awal sesi sebelum kembali pulih dengan cepat menyusul laporan yang belum terkonfirmasi soal ledakan di Iran, menegaskan pasar masih rapuh terhadap rumor dan pembaruan situasi lapangan.

Perang yang dimulai akhir Februari telah mengguncang pasar energi, terutama karena tertutupnya Hormuz yang memicu penurunan tajam arus minyak dari produsen utama di Teluk Persia. AS mempertahankan blokade laut terhadap kapal keluar-masuk pelabuhan Iran untuk meningkatkan tekanan, langkah yang disebut Menlu Iran Abbas Araghchi sebagai pelanggaran gencatan senjata.

Pelaku pasar menilai arah harga masih condong ke atas selama arus melalui Hormuz tetap terbatas. Dennis Kissler dari BOK Financial Securities mengatakan selama kebuntuan bertahan, jalur dengan resistensi paling kecil bagi harga masih lebih tinggi, dan semakin lama minyak tidak mengalir lewat selat, tekanan kenaikan akan terus berlanjut. Warren Patterson dari ING menilai lambatnya kemajuan perundingan membuat harapan resolusi memudar, sehingga harga semakin merefleksikan kenyataan gangguan pasokan, meskipun pasar dapat menjadi “kebal” jika pembaruan hanya berhenti pada berita utama.

Di lapangan, Iran termasuk menutup Hormuz untuk hampir seluruh kapal lalu melintasi internasional, dan dengan cepat Iran menembaki kapal komersial pada hari Rabu. Sejak blokade AS diberlakukan awal bulan ini, AS disebut menyita dan menaiki kapal serta memutarbalikkan puluhan kapal lain. Di geopolitik luar, perhatian juga tertuju pada data AMDAL yang menunjukkan penurunan persediaan di seluruh kategori produk utama olahan, sementara permintaan global pada pasokan AS mendorong ekspor minyak dan bahan bakar mencetak rekor baru. Pada perdagangan terbaru, Brent Juni naik 2,0% menjadi $103,90 (11.09 Singapura) dan WTI Juni naik 2,2% menjadi $94,98.

5 poin inti (detail & sederhana):

- Minyak naik hari keempat karena pembicaraan AS–Iran tersendat dan perebutan kendali Hormuz berlanjut.

- Brent sekitar $97 dan WTI sekitar $96; kenaikan tiga sesi terakhir mendekati 13% untuk Brent.

- Trump memperpanjang gencatan tanpa batas waktu sambil menunggu proposal Iran, namun Iran belum berniat ikut negosiasi segera.

- Hormuz masih tertutup rapat; Iran memilih lalu lintas dan ada laporan tembakan ke kapal komersial, sementara AS mempertahankan blokade dan memutarbalikkan banyak kapal.

- Data EIA menunjukkan penurunan stok produk olahan dan ekspor AS mencetak rekor, menegaskan pasar semakin bergantung pada pasokan AS di tengah gangguan Timur Tengah.(Asd)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

OIL

Harga Minyak Naik Dua Hari Beruntun, Ditopang Optimisme Daga...

Minyak naik untuk hari kedua di tengah optimisme atas perundingan perdagangan AS menjelang batas waktu minggu depan, dan kare...

25 July 2025 10:56
OIL

API Laporkan Lonjakan Stok AS, Minyak Melunak!

Harga minyak melemah tipis pada Rabu pagi setelah data American Petroleum Institute (API) menunjukkan kenaikan persediaan min...

18 March 2026 08:44
OIL

Brent Terombang-ambing, Pasar Bingung Antara Sanksi dan Paso...

Harga minyak mengalami pergerakan yang tidak stabil pada hari Selasa (15/07), di tengah ketidakpastian pasar atas dampak kebi...

15 July 2025 21:42
OIL

Brent Turun Tipis, Risiko Hormuz Mengintai

Harga minyak terkoreksi tipis dalam perdagangan Asia yang sepi, saat pelaku pasar menunggu hasil pembicaraan AS–Iran di Jen...

17 February 2026 12:45
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai