• Fri, Jun 19, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

19 June 2026 20:42  |

Gencatan Senjata Israel-Hizbullah Redakan Risiko Regional

Israel dan Hizbullah menyepakati gencatan senjata yang mulai berlaku pada Jumat pukul 16.00 waktu setempat, menurut seorang pejabat senior AS. Kesepakatan tersebut dicapai melalui negosiator AS dan Qatar, dengan bantuan Iran, setelah eskalasi kekerasan di Lebanon selatan mengancam stabilitas kesepakatan sementara AS-Iran.

Dua sumber Hizbullah juga mengonfirmasi kelompok tersebut telah menerapkan gencatan senjata setelah menerima pemberitahuan. Langkah ini menjadi perkembangan penting karena penghentian permusuhan di Lebanon merupakan bagian dari kesepakatan lebih luas untuk meredakan konflik di seluruh lini regional.

Sebelumnya, pertempuran antara Israel dan Hizbullah meningkat tajam. Reuters melaporkan serangan Israel menewaskan sedikitnya 18 orang di Lebanon, sementara empat tentara Israel tewas dalam salah satu serangan paling mematikan Hizbullah selama perang ini. Eskalasi tersebut sempat mendorong kekhawatiran bahwa proses diplomatik AS-Iran dapat kembali tertunda.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebelumnya berjanji akan menuntut harga yang sangat mahal dari Hizbullah setelah kematian empat tentara Israel. Menteri sayap kanan Israel Itamar Ben-Gvir dan Bezalel Smotrich juga menyerukan respons keras, memicu kecaman dari Teheran dan meningkatkan risiko retorika politik berubah menjadi tekanan militer baru.

Iran menilai penghentian perang di Lebanon sebagai bagian integral dari nota kesepahaman AS-Iran. Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menuduh Israel menginginkan perang permanen, sementara Kementerian Luar Negeri Iran memperingatkan konsekuensi eskalasi terhadap keamanan regional.

Bagi pasar, gencatan senjata ini penting karena stabilitas Lebanon berhubungan langsung dengan peluang kelanjutan kesepakatan AS-Iran, pemulihan arus energi di Selat Hormuz, dan premi risiko geopolitik. Jika gencatan senjata bertahan, tekanan pada harga minyak dapat mereda karena pasar menilai risiko gangguan pasokan mulai berkurang.

Namun, sentimen masih rapuh. Pembicaraan AS-Iran di Swiss sebelumnya dibatalkan setelah kekerasan di Lebanon kembali meningkat, sehingga pasar tetap perlu memantau apakah gencatan senjata ini dapat membuka kembali jalur negosiasi permanen.

Fokus berikutnya tertuju pada kepatuhan Israel dan Hizbullah di lapangan, respons Iran, kelanjutan pembicaraan AS-Iran, serta arus kapal melalui Selat Hormuz. Selama gencatan senjata bertahan, risiko geopolitik dapat menurun, tetapi kegagalan implementasi berpotensi kembali mengangkat volatilitas minyak dan aset safe haven.(Newsmaker.id)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

GLOBAL ECONOMY

Trump Berjanji untuk 'Segera' Bernegosiasi untuk Mengakhiri ...

Presiden Donald Trump mengumumkan pada hari Rabu bahwa ia dan pemimpin Rusia sepakat melalui panggilan telepon untuk "segera"...

13 February 2025 12:25
GLOBAL ECONOMY

Nonfarm Payrolls AS Naik 143.000 Pada Januari Vs. 170.000 Ya...

Nonfarm Payrolls (NFP) di AS naik 143.000 pada Januari, Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) melaporkan pada hari Jumat. Angk...

7 February 2025 20:40
GLOBAL ECONOMY

Kanada Akan Mengumumkan Tarif Balasan Senilai C$29,8 Miliar ...

Kanada akan mengumumkan tarif balasan senilai C$29,8 miliar terhadap Amerika Serikat pada hari Rabu (12/3) sebagai tanggapan ...

12 March 2025 18:54
GLOBAL ECONOMY

Tiongkok Tegaskan AS Harus Membatalkan Tarif Sebelum Pembica...

Beijing menegaskan kembali seruannya kepada AS untuk membatalkan tarif sepihak terhadap Tiongkok, menggarisbawahi kebuntuan a...

8 May 2025 16:16
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai