• Wed, Apr 15, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

15 April 2026 07:34  |

Minyak Stabil AS–Iran Siapkan Talks, Blokade Hormuz Masih Tekan Arus

Harga minyak menahan pelemahan pada Rabu setelah pasar menangkap sinyal AS dan Iran tengah menyiapkan putaran kedua pembicaraan damai dalam beberapa hari ke depan, sementara blokade Selat Hormuz masih membatasi arus pasokan energi yang penting bagi ekonomi global. West Texas Intermediate (WTI) stabil di sekitar US$91/barel setelah anjlok hampir 8% pada Selasa.

Sumber yang mengetahui pembahasan mengatakan targetnya adalah menggelar pembicaraan tambahan sebelum gencatan senjata berakhir pekan depan. Salah satu opsi yang dibahas adalah kembali ke Pakistan, meski lokasi lain juga dipertimbangkan. Presiden Donald Trump, dikutip New York Post, mengatakan pembicaraan bisa berlanjut “dalam dua hari ke depan” di Pakistan, melanjutkan sesi maraton yang belum menghasilkan terobosan di Islamabad akhir pekan lalu.

Di sisi operasional, AS tetap melanjutkan blokade laut di Hormuz untuk menekan ekspor minyak Iran. Teheran disebut mempertimbangkan jeda singkat pengiriman melalui selat tersebut agar tidak “menguji” kordor AS, menurut sumber yang mengetahui rencana itu. Kombinasi harapan diplomasi dan risiko implementasi blokade membuat pergerakan harga tetap sangat sensitif terhadap headline.

Pasar minyak global masih dalam fase ketat akibat guncangan pasokan konflik, namun kenaikan harga minyak fisik dan produk seperti bensin telah menekan konsumen dan permintaan. International Energy Agency (IEA) memperkirakan konsumsi minyak global akan turun tahun ini. Rebecca Babin (CIBC) mengatakan pasar condong pada skenario normalisasi arus pada akhir April, namun sinyal kunci yang harus dipantau adalah kenaikan berkelanjutan lalu lintas kapal dan perkembangan negosiasi.

Dari sisi pasokan AS, Departemen Keuangan menyatakan pemerintah akan membiarkan waiver sementara pembelian minyak Iran tertentu berakhir akhir pekan ini untuk menambah tekanan pada Teheran. Sementara itu, American Petroleum Institute (API) melaporkan persediaan minyak mentah AS naik 6,1 juta barel pekan lalu; jika dikonfirmasi data resmi pada Rabu, itu akan menjadi kenaikan minggu ke-delapan berturut-turut. WTI Mei terakhir sekitar US$91,40 di sesi Asia, sementara Brent Juni turun 4,6% pada Selasa dan ditutup US$94,79/barel.

5 Poin Inti :

- WTI stabil dekat US$91 setelah jatuh hampir 8% pada Selasa; pasar fokus pada talks AS–Iran.

- AS–Iran disebut siapkan putaran kedua negosiasi sebelum ceasefire berakhir pekan depan; opsi lokasi termasuk Pakistan.

- Blokade Hormuz AS masih berjalan; Iran mempertimbangkan jeda singkat pengiriman untuk hindari eskalasi.

- IEA memproyeksikan konsumsi minyak turun tahun ini; harga produk energi menekan konsumen dan demand.

- API: stok minyak AS naik 6,1 juta barel (potensi 8 minggu berturut-turut); waiver pembelian minyak Iran berakhir akhir pekan ini.(asd)*

Sumber: Newsmaker.id

Related News

OIL

Harga Minyak Naik Dua Hari Beruntun, Ditopang Optimisme Daga...

Minyak naik untuk hari kedua di tengah optimisme atas perundingan perdagangan AS menjelang batas waktu minggu depan, dan kare...

25 July 2025 10:56
OIL

API Laporkan Lonjakan Stok AS, Minyak Melunak!

Harga minyak melemah tipis pada Rabu pagi setelah data American Petroleum Institute (API) menunjukkan kenaikan persediaan min...

18 March 2026 08:44
OIL

Brent Terombang-ambing, Pasar Bingung Antara Sanksi dan Paso...

Harga minyak mengalami pergerakan yang tidak stabil pada hari Selasa (15/07), di tengah ketidakpastian pasar atas dampak kebi...

15 July 2025 21:42
OIL

Brent Turun Tipis, Risiko Hormuz Mengintai

Harga minyak terkoreksi tipis dalam perdagangan Asia yang sepi, saat pelaku pasar menunggu hasil pembicaraan AS–Iran di Jen...

17 February 2026 12:45
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai