• Wed, Apr 15, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

14 April 2026 20:25  |

Minyak Turun, Sinyal Pembicaraan AS-Iran Menahan Premi Blokade Hormuz

Harga minyak melemah pada perdagangan terbaru karena muncul tanda-tanda Washington dan Teheran mungkin menghidupkan kembali jalur perundingan, meski blokade AS di Selat Hormuz sudah dimulai. Brent turun tipis ke sekitar $98 per barel, sementara WTI berada di dekat $96, dengan pelaku pasar memantau kapal-kapal terkait China yang berpotensi menguji pembatasan baru.

Iran disebut mempertimbangkan penghentian sementara pengiriman minyak melalui Hormuz untuk menghindari “uji kekuatan” terhadap blokade AS yang bisa menggagalkan putaran pembicaraan berikutnya. Langkah tersebut dipandang sebagai upaya menurunkan ketegangan jangka pendek demi menjaga ruang diplomasi.

Sumber-sumber menyebut kedua pihak membahas penyelenggaraan putaran negosiasi tatap muka lain untuk mendorong gencatan senjata jangka panjang. Targetnya adalah tersusun sebelum jeda permusuhan dua minggu yang diumumkan pada 7 April berakhir pekan depan, dan Reuters melaporkan tim negosiasi bisa kembali ke Pakistan minggu ini.

Di sisi fundamental permintaan, Badan Energi Internasional (IEA) memperingatkan konflik berisiko menghapus pertumbuhan permintaan minyak tahun ini, yang akan menjadi penurunan tahunan pertama sejak pandemi. Kepala IEA juga menilai harga saat ini belum sepenuhnya mencerminkan skala krisis yang ia sebut belum pernah terjadi sebelumnya.

Dari sisi pasokan, perang telah merusak infrastruktur energi dan Iran sebelumnya memutus lalu lintas Hormuz, memicu guncangan suplai. Pada Senin, AS meningkatkan tekanan dengan memblokir kapal yang menuju atau meninggalkan pelabuhan di Teluk Persia Iran maupun wilayah pesisirnya, membuat pasar sulit menilai apakah arus energi bisa cepat pulih.

Perkembangan di laut ikut menjadi barometer: data pelacakan menunjukkan sebuah tanker yang dikenai sanksi AS dan terkait China tampak berbalik arah setelah melewati selat sebagai uji sikap baru AS, meski belum jelas apakah kapal itu singgah ke pelabuhan Iran atau membawa kargo. Sementara itu, Arab Saudi dilaporkan mendesak AS mencabut blokade dan kembali ke meja perundingan karena khawatir langkah itu mendorong gangguan pada jalur pelayaran vital lain; tekanan inflasi energi juga masih terasa, dengan harga bensin dan diesel AS sempat naik ke level tertinggi sejak 2022, dan bahan bakar jet serta diesel di Eropa melonjak ke rekor tertinggi mendekati di atas $200 per barel.(gn)*

Sumber: Newsmaker.id

Related News

OIL

Harga Minyak Naik Dua Hari Beruntun, Ditopang Optimisme Daga...

Minyak naik untuk hari kedua di tengah optimisme atas perundingan perdagangan AS menjelang batas waktu minggu depan, dan kare...

25 July 2025 10:56
OIL

API Laporkan Lonjakan Stok AS, Minyak Melunak!

Harga minyak melemah tipis pada Rabu pagi setelah data American Petroleum Institute (API) menunjukkan kenaikan persediaan min...

18 March 2026 08:44
OIL

Brent Terombang-ambing, Pasar Bingung Antara Sanksi dan Paso...

Harga minyak mengalami pergerakan yang tidak stabil pada hari Selasa (15/07), di tengah ketidakpastian pasar atas dampak kebi...

15 July 2025 21:42
OIL

Brent Turun Tipis, Risiko Hormuz Mengintai

Harga minyak terkoreksi tipis dalam perdagangan Asia yang sepi, saat pelaku pasar menunggu hasil pembicaraan AS–Iran di Jen...

17 February 2026 12:45
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai