• Tue, Apr 14, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

14 April 2026 03:10  |

Minyak Naik Pasca AS Blokade Hormuz, Trump Klaim Iran Menghubungi untuk Kesepakatan

Harga minyak naik setelah blokade AS terhadap pelabuhan Iran meningkatkan risiko pengetatan pasokan global, meski penguatan tertahan oleh sinyal bahwa jalur pembicaraan gencatan senjata belum sepenuhnya tertutup. Brent naik 4,4% dan ditutup di US$99,36 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei naik 2,6% dan menetap di US$99,08 per barel.

Meski banyak pertanyaan tersisa soal implementasi dan penegakan blokade laut AS di Selat Hormuz, langkah militer tersebut menguji gencatan senjata yang rapuh dan berpotensi membatasi salah satu dari sedikit arus minyak Teluk yang masih berjalan selama perang hampir tujuh pekan. Namun kontrak berjangka justru berakhir dekat level terendah intraday, karena pasar berjangka sangat sensitif headline di tengah biaya transaksi yang naik dan likuiditas yang menipis.

Kenaikan harga juga dibatasi oleh klaim Trump bahwa Iran ingin “mencapai kesepakatan” setelah negosiasi damai pada akhir pekan kolaps. Teheran belum mengonfirmasi adanya pembicaraan lanjutan pada Senin. Sementara itu, blokade atas Hormuz memicu ancaman baru dari Iran untuk menargetkan kapal dan pelabuhan sebagai respons, menambah risiko bagi produsen lain di kawasan.

Konflik telah mengguncang pasar energi: harga yang lebih tinggi berisiko mendorong inflasi sekaligus menekan pertumbuhan. Meski harga kontrak berjangka ditutup pekan lalu di sekitar US$95 per barel, indikator minyak fisik (real-world gauges) disebut lebih dari US$30 di atas level tersebut karena terjadi perebutan kargo yang siap kirim secara cepat.

Kepala International Energy Agency (IEA) mengatakan harga saat ini belum sepenuhnya mencerminkan tingkat keparahan krisis pasokan, tetapi akan segera mengikutinya. Ia mencatat lebih dari 80 fasilitas energi telah rusak selama pertempuran dan pemulihan bisa memakan waktu hingga dua tahun. “Pasar kertas saat ini seolah melihat tembus ke arah resolusi dan barel kembali ke pasar dalam waktu singkat,” kata Rebecca Babin, senior energy trader di CIBC Private Wealth Group. “Realitasnya kemungkinan jauh lebih lama, bahkan jika barel mulai bergerak besok.”

Sejak AS dan Israel melancarkan perang pada akhir Februari, pemerintahan Trump beberapa kali mencoba menenangkan harga, termasuk memimpin pelepasan cadangan darurat global terbesar sepanjang sejarah. AS juga sempat melonggarkan sebagian sanksi atas minyak Iran di laut untuk menahan lonjakan. Namun harga minyak tetap bertahan dekat US$100 untuk kedua acuan.

Blokade ini menjadi upaya terbaru Trump untuk memaksa Iran melonggarkan kontrolnya atas selat, jalur yang menyalurkan sekitar seperlima minyak dan LNG dunia. Sejak blokade dimulai, dua kapal tanker dilaporkan tampak membatalkan perjalanan melintasi Hormuz setelah tenggat AS untuk keluar dari perairan Iran berlalu. Dengan blokade berlaku, kapal yang masuk atau keluar area yang ditutup berisiko dicegat, dialihkan, atau ditangkap.

Angkatan bersenjata Iran menyatakan keamanan pelabuhan di kawasan “untuk semua atau tidak untuk siapa pun,” menurut media pemerintah IRIB, dan menyebut pemblokiran selat oleh AS sebagai “aksi pembajakan,” sambil menegaskan rencana untuk mengontrol jalur itu secara permanen bahkan setelah perang.

Analis juga menilai eskalasi dapat melebar ke chokepoint lain. Mona Yacoubian dari CSIS mengatakan jika Iran merasa ekspor minyaknya terancam, Teheran dapat mendorong Houthi di Yaman untuk mengganggu lalu lintas di Bab el-Mandeb, pintu selatan Laut Merah. Houthi masuk ke perang pada akhir Maret dan dinilai memiliki kapasitas mengganggu jalur pelayaran penting tersebut.(mrv)

Sumber : Newsmaker.id

Related News

OIL

Harga Minyak Naik Dua Hari Beruntun, Ditopang Optimisme Daga...

Minyak naik untuk hari kedua di tengah optimisme atas perundingan perdagangan AS menjelang batas waktu minggu depan, dan kare...

25 July 2025 10:56
OIL

API Laporkan Lonjakan Stok AS, Minyak Melunak!

Harga minyak melemah tipis pada Rabu pagi setelah data American Petroleum Institute (API) menunjukkan kenaikan persediaan min...

18 March 2026 08:44
OIL

Brent Terombang-ambing, Pasar Bingung Antara Sanksi dan Paso...

Harga minyak mengalami pergerakan yang tidak stabil pada hari Selasa (15/07), di tengah ketidakpastian pasar atas dampak kebi...

15 July 2025 21:42
OIL

Brent Turun Tipis, Risiko Hormuz Mengintai

Harga minyak terkoreksi tipis dalam perdagangan Asia yang sepi, saat pelaku pasar menunggu hasil pembicaraan AS–Iran di Jen...

17 February 2026 12:45
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai