Emas Stabil Jelang Data AS
Harga emas cenderung stabil pada Kamis (22/1) setelah sempat turun lebih dari 1% di awal sesi. Di saat tensi geopolitik mulai mendingin—karena Trump mundur dari ancaman tarif terkait Greenland—pasar tetap menahan posisi emas karena kekhawatiran soal independensi The Fed belum benar-benar hilang.
Emas spot bergerak di kisaran $4829, setelah sehari sebelumnya sempat menyentuh rekor $4.888. Pergerakan ini menunjukkan pasar mulai “menunggu. Koreksi ada, tapi buyer juga masih siap masuk saat saat turun.
Meredanya drama Greenland memang menurunkan kebutuhan aset aman. Trump menegaskan tidak akan memakai kekuatan dan menahan diri dari tarif ke Eropa—membuat risk appetite membaik. Tapi di sisi lain, isu campur tangan politik ke bank sentral bikin investor tetap jaga-jaga, apalagi setelah sidang kasus Lisa Cook yang memunculkan kekhawatiran pasar soal posisi The Fed.
Fokus berikutnya: data ekonomi AS malam ini yang bisa jadi “penentu” arah emas. Pasar menunggu petunjuk dari Initial Jobless Claims dan pembacaan GDP (rilis sekitar 20.30 WIB), lalu PCE/Personal Income & Outlays menyusul (sekitar 22.00 WIB). Kalau data menguat dan dolar/yield naik, emas biasanya akan tertekan; kalau data melemah, emas berpeluang balik menguji area puncak.(mrv)
Sumber : Newsmaker.id