Peta Pandangan Anggota The Fed Menjelang Keputusan Juli 2026
Rapat Federal Open Market Committee (FOMC) berlangsung pada 28–29 Juli 2026 waktu Amerika Serikat. Keputusan suku bunga dijadwalkan diumumkan pada Kamis, 30 Juli 2026 pukul 01.00 WIB, disusul konferensi pers pada pukul 01.30 WIB.
Suku bunga saat ini berada dalam kisaran 3,50%–3,75%. FOMC 2026 memiliki 12 anggota dengan hak suara.
Perlu dicatat bahwa pemetaan ini didasarkan pada komentar publik terbaru dari para pejabat The Fed sebelum masa blackout FOMC. Pemetaan ini bukan kepastian mengenai pilihan suara masing-masing anggota dalam rapat tersebut.
Pandangan Anggota FOMC
(Kevin Warsh — Ketua The Fed) Belum memberikan sinyal apakah memilih menahan atau menaikkan suku bunga. Ia sengaja menghindari forward guidance.
Menegaskan bahwa inflasi masih terlalu tinggi dan The Fed siap menggunakan suku bunga maupun instrumen kebijakan lainnya apabila diperlukan. Secara retorika, sikapnya hawkish, tetapi keputusan aktualnya masih sulit diprediksi.(Hawkish Netral)
(John Williams — Presiden The Fed New York) Cenderung mempertahankan suku bunga. Ia menilai kebijakan saat ini sudah berada pada posisi yang tepat.
Memperkirakan inflasi telah mencapai puncak dan akan menurun dalam beberapa kuartal ke depan. Kenaikan suku bunga tidak diperlukan apabila proses disinflasi berlanjut. (Dovish Netral)
(Michael Barr — Gubernur) Tidak secara terbuka menyerukan kenaikan suku bunga pada Juli dan kemungkinan lebih nyaman menunggu data tambahan.
Khawatir bahwa kejutan harga baru dapat meningkatkan ekspektasi inflasi jangka panjang. Ia dapat mendukung kenaikan suku bunga apabila tekanan harga mulai tertanam lebih dalam dalam perekonomian. (Hawkish Netral)
(Michelle Bowman — Wakil Ketua Pengawasan) Cenderung mempertahankan suku bunga. Ia memperingatkan agar The Fed tidak bereaksi berlebihan terhadap lonjakan harga energi yang bersifat sementara. Dapat berubah lebih hawkish apabila harga minyak tetap tinggi dalam waktu lama atau dampaknya menyebar ke inflasi Personal Consumption Expenditures yang lebih luas.(Netral)
(Lisa Cook — Gubernur) Mendukung pemberian waktu lebih lama untuk melihat perkembangan inflasi. Sikap ini mengarah pada keputusan mempertahankan suku bunga bulan ini. Siap bertindak apabila tanda-tanda disinflasi tidak segera muncul. Menurutnya, risiko kebijakan saat ini lebih condong pada mandat stabilitas harga. (Hawkish Netral)
(Beth Hammack — Presiden The Fed Cleveland) Menjadi salah satu kandidat terkuat yang mendukung kenaikan suku bunga pada Juli. Ia menilai inflasi masih terlalu tinggi, sementara pasar tenaga kerja berada dekat kondisi maksimum.
Menginginkan tindakan nyata untuk meredam inflasi dan mencegah pola pikir inflasioner semakin mengakar. Ia dapat mendukung pengetatan lebih lanjut apabila inflasi tetap tinggi. (Hawkish)
(Philip Jefferson — Wakil Ketua The Fed) Mendukung mempertahankan suku bunga untuk saat ini karena kebijakan dinilai masih mendukung pasar tenaga kerja sekaligus menekan inflasi.
Akan mempertimbangkan kenaikan suku bunga apabila inflasi tidak segera mendingin. Ia tidak ingin mengambil kesimpulan hanya berdasarkan satu laporan inflasi yang lebih rendah. (Hawkish Netral)
(Neel Kashkari — Presiden The Fed Minneapolis) Tidak secara eksplisit meminta kenaikan suku bunga pada Juli. Ia kemungkinan memilih menunggu sambil mempertahankan opsi pengetatan.
Mengubah proyeksinya dari satu kali pemangkasan menjadi satu kali kenaikan suku bunga sebelum akhir 2026. Perubahan ini menunjukkan pandangan yang jauh lebih hawkish. (Hawkish)
(Lorie Logan — Presiden The Fed Dallas) Secara terbuka menyatakan bahwa suku bunga perlu dinaikkan sedikit lebih tinggi. Ia sangat mungkin mendukung kenaikan pada pertemuan Juli. Menilai inflasi belum berada pada jalur yang berkelanjutan menuju target 2%. Menunda tindakan berisiko memaksa The Fed menaikkan suku bunga lebih agresif pada kemudian hari. (Sangat Hawkish)
(Anna Paulson — Presiden The Fed Philadelphia) Cenderung mempertahankan suku bunga karena kebijakan saat ini dianggap sudah sesuai.
Terbuka terhadap dua kemungkinan, yaitu mempertahankan suku bunga dalam waktu lama atau kembali mengetatkan kebijakan apabila inflasi memerlukan tindakan tambahan. (Netral)
(Jerome Powell — Gubernur) Cenderung mempertahankan suku bunga. Ia menilai suku bunga saat ini berada di ujung atas tingkat netral atau sedikit restriktif.
Posisi kebijakan saat ini dianggap cukup tepat karena pasar tenaga kerja masih stabil, sementara inflasi tetap bermasalah. Ia terbuka terhadap pengetatan lebih lanjut apabila inflasi memburuk, tetapi belum meminta kenaikan secara langsung. (Netral)
(Christopher Waller — Gubernur) Sangat khawatir terhadap inflasi, tetapi mengatakan bahwa diperlukan beberapa bulan data inflasi yang lebih rendah. Sikap ini dapat berarti mempertahankan suku bunga pada Juli dengan komunikasi yang sangat hawkish.
Terbuka terhadap kenaikan suku bunga apabila inflasi tetap tinggi. Ia menegaskan bahwa The Fed tidak boleh menunda tindakan hanya karena ekspektasi inflasi masih terkendali. (Hawkish)
Pengelompokan Kebijakan Secara Sederhana
Mendorong Kenaikan Suku Bunga Lebih Cepat
Lorie Logan dan Beth Hammack merupakan dua suara paling jelas yang menginginkan kebijakan moneter lebih ketat. Keduanya berpotensi memberikan suara berbeda apabila mayoritas komite memilih mempertahankan suku bunga.
Mempertahankan Suku Bunga Sekarang, tetapi Siap Menaikkannya
Christopher Waller, Neel Kashkari, Lisa Cook, Philip Jefferson, dan Michael Barr belum semuanya secara eksplisit meminta kenaikan suku bunga pada Juli. Namun, mereka menilai pengetatan tambahan dapat diperlukan apabila inflasi tidak segera turun.
Lebih Nyaman Mempertahankan Suku Bunga
John Williams, Michelle Bowman, Anna Paulson, dan Jerome Powell cenderung melihat kebijakan saat ini masih cukup restriktif. Meski demikian, mereka tetap membuka kemungkinan kenaikan suku bunga apabila prospek inflasi memburuk.
Kevin Warsh Menjadi Penentu Utama
Warsh belum mengungkapkan keputusan kebijakan yang lebih disukainya. Ia berbicara tegas mengenai inflasi, tetapi sengaja menghindari pemberian petunjuk yang jelas mengenai arah suku bunga.
Akibatnya, hasil rapat Juli menjadi lebih sulit diprediksi dibandingkan periode ketika pejabat The Fed memberikan forward guidance yang lebih jelas.
Kesimpulan untuk Juli dan Pertemuan Berikutnya
Skenario dasar masih mengarah pada keputusan The Fed untuk mempertahankan suku bunga dalam kisaran 3,50%–3,75%.
Keputusan tersebut kemungkinan disertai pernyataan bernada hawkish dan satu atau dua dissent yang menginginkan kenaikan suku bunga.
Namun, perdebatan internal The Fed telah bergeser. Pertanyaan utama bukan lagi kapan suku bunga akan dipangkas, melainkan apakah kenaikan berikutnya perlu dilakukan pada Juli, September, atau menjelang akhir 2026.
Potensi Dampak terhadap Pasar
Suku bunga ditahan dengan pernyataan hawkish:
Dolar AS dan yield Treasury berpotensi menguat, sementara harga emas dapat mengalami tekanan sementara.
Suku bunga ditahan dengan nada sabar atau hati-hati:
Dolar AS berpotensi melemah dan memberikan dukungan bagi harga emas.
Kenaikan suku bunga yang mengejutkan:
Dolar AS dan yield Treasury berpeluang melonjak, sementara emas dan saham berisiko mengalami tekanan jual tajam.
Banyak dissent bernada hawkish:
Pasar dapat mulai meningkatkan ekspektasi kenaikan suku bunga pada September, meskipun suku bunga tidak berubah pada Juli.(mrv)*
Sumber : Newsmaker.id