Nikkei Jatuh 1%, Saham Teknologi Tekan Bursa Jepang
Bursa saham Jepang ditutup melemah pada perdagangan Rabu (29/7). Indeks Nikkei 225 turun 1,03% dan menyentuh level terendah dalam satu bulan, tertekan oleh sektor kertas, transportasi, dan komunikasi.
Saham Dainippon Screen menjadi pemberat terbesar setelah anjlok 17,25%. Kioxia Holdings turun 13,85%, sedangkan Murata Manufacturing melemah 12,89% di tengah tekanan pada saham teknologi dan semikonduktor.
Di sisi lain, sejumlah saham masih mencatat kenaikan kuat. Konami melonjak 12,74%, Keyence naik 9,36%, dan Komatsu menguat 7,63% pada akhir perdagangan.
Secara keseluruhan, sebanyak 1.960 saham menguat, 1.573 melemah, dan 214 tidak berubah. Namun, indeks volatilitas Nikkei melonjak 26,94% menjadi 41,14, menunjukkan meningkatnya kekhawatiran investor.
Harga minyak turut menguat, dengan WTI naik ke US$82,09 per barel dan Brent mencapai US$84,64. Sementara itu, emas relatif stabil di US$4.039,90 dan USD/JPY turun ke 163,53. Tekanan pada saham teknologi berpotensi menjaga Nikkei tetap berfluktuasi dalam perdagangan berikutnya. (asd)
Sumber: Newsmaker.id