• Tue, Jul 14, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

14 July 2026 18:46  |

Warsh Diuji, Arah The Fed Jadi Sorotan

Ketua Federal Reserve Kevin Warsh akan menghadapi testimoni pertamanya di Kongres pada Selasa (14/7) sejak resmi memimpin bank sentral AS. Pasar dan anggota parlemen akan mencermati pandangannya soal ekonomi, inflasi, pasar tenaga kerja, serta arah kebijakan suku bunga The Fed ke depan.

Salah satu isu utama yang kemungkinan akan dibahas adalah kondisi tenaga kerja. Warsh belum banyak menjelaskan pandangannya soal pertumbuhan lapangan kerja dan ukuran angkatan kerja AS. Pertanyaannya, apakah tingkat pengangguran yang rendah masih cukup untuk disebut sebagai kondisi tenaga kerja yang kuat, meskipun pertumbuhan pekerjaan bulanan mulai melambat akibat faktor demografi dan imigrasi.

Dari sisi inflasi, Warsh sebelumnya mengatakan fokus inflasi sebaiknya tidak terlalu kaku pada angka desimal target 2%. Pernyataan ini memunculkan pertanyaan apakah ia akan lebih toleran terhadap inflasi yang sedikit di atas target. Namun, pasar juga ingin tahu apakah Warsh tetap melihat inflasi di bawah 2% sebagai risiko yang sama pentingnya, sesuai pendekatan simetris The Fed.

Topik lain yang menarik perhatian adalah jumlah uang beredar. Dalam laporan kebijakan moneter terbaru, The Fed kembali menyinggung money supply untuk pertama kalinya dalam satu dekade. Jika Warsh mulai memberi perhatian lebih pada uang beredar, pasar akan menilai apakah The Fed akan lebih keras terhadap risiko inflasi yang muncul dari belanja pemerintah dan defisit fiskal.

Selain itu, ekspektasi inflasi publik juga akan menjadi sorotan. Selama ini The Fed menilai ekspektasi inflasi sangat penting karena dapat memengaruhi perilaku harga dan upah. Jika Warsh menegaskan pentingnya menjaga ekspektasi inflasi tetap terkendali, pasar bisa membaca sinyal bahwa The Fed masih akan berhati-hati dan berpotensi mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama.

Dampaknya ke market, testimoni Warsh bisa menjadi pemicu besar untuk dolar AS, emas, saham, obligasi, dan crypto. Jika Warsh terdengar hawkish, dolar dan yield obligasi berpotensi menguat, sementara emas dan aset berisiko bisa tertekan. Namun, jika ia terdengar lebih fleksibel soal inflasi, pasar bisa sedikit lebih tenang.(arl)

Sumber : Newsmaker.id

Related News

FISCAL & MONETARY

Australia Pangkas Suku Bunga Tunai ke Level Terendah 2 Tahun...

Bank Sentral Australia (RBA) memangkas suku bunga tunai sebesar 25bps menjadi 3,85% pada pertemuan bulan Mei, pemangkasan suk...

20 May 2025 12:13
FISCAL & MONETARY

Bank of Japan Main Aman, Pengurangan JGB Bakal Dipangkas?

Bank of Japan (BoJ) diperkirakan akan mempertahankan suku bunga jangka pendek tidak disesuaikan pada 0,5% setelah tinjauan ke...

17 June 2025 08:18
FISCAL & MONETARY

Barkin: Inflasi “Menggembirakan”, Tapi Fed Belum Mau Bur...

Presiden Federal Reserve Richmond, Tom Barkin, menilai data inflasi AS bulan Desember sebagai “menggembirakan”. Namun ia ...

14 January 2026 09:57
FISCAL & MONETARY

Kepala BOJ Berjanji Untuk Meneliti Dampak Tarif AS Dalam Men...

Gubernur Bank of Japan Kazuo Ueda mengatakan pada hari Rabu (9/4) bahwa bank sentral akan menganalisis dengan cermat bagaiman...

9 April 2025 08:28
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai