
Trending

Market Update
Sumber: Newsmaker.id
Bursa saham Eropa bergerak menguat pada perdagangan Senin (5/10) setelah sebelumnya menyentuh level terendah dalam tiga bulan. Indeks STOXX 600 naik sekitar 0,4%, mencoba memutus tren pelemahan selama tiga pekan berturut-turut setelah data tenaga kerja AS yang lemah meredakan kekhawatiran terhadap kenaikan suku bunga Federal Reserve.
Penguatan terlihat di sejumlah indeks utama kawasan. DAX Jerman naik 0,2%, FTSE 100 Inggris menguat 0,7%, dan FTSE MIB Italia bertambah 0,8%, sementara CAC 40 Prancis bergerak relatif datar. Sentimen positif di Eropa juga mendapat dukungan dari penguatan pasar saham Asia-Pasifik.
Investor masih mencerna laporan Non-Farm Payrolls AS yang lebih lemah dari perkiraan, disertai revisi turun terhadap data ketenagakerjaan dua bulan sebelumnya. Kondisi tersebut memperkuat pandangan bahwa momentum pasar tenaga kerja Amerika mulai melambat.
Peluang kenaikan suku bunga The Fed pada Oktober kini diperkirakan hanya sekitar 20%, turun tajam dari sekitar 65% sepekan sebelumnya. Penurunan ekspektasi tersebut mendorong yield Treasury menjauh dari level tertinggi multi-dekade dan memberikan dukungan terhadap saham-saham yang sensitif terhadap suku bunga.
Namun, pemulihan pasar Eropa masih tergolong rapuh. Risiko geopolitik Timur Tengah, harga energi yang tinggi, serta ketidakpastian terhadap pertumbuhan ekonomi kawasan masih menjadi faktor yang dapat membatasi penguatan lebih lanjut.
Penurunan ekspektasi kenaikan bunga The Fed menjadi katalis positif bagi bursa Eropa, tetapi keberlanjutan rebound masih bergantung pada data ekonomi berikutnya. Pasar akan mencermati PMI Eropa, pergerakan yield obligasi, serta perkembangan geopolitik Timur Tengah sebagai penentu arah selanjutnya.