
Trending

Market Update
Sumber: Newsmaker.id
Bursa saham Eropa ditutup menguat pada perdagangan Kamis (3/9) setelah penurunan imbal hasil obligasi meredakan tekanan terhadap aset berisiko. STOXX Europe 600 naik 0,5%, DAX Jerman menguat 0,6%, FTSE 100 Inggris bertambah 0,7%, CAC 40 Prancis naik 0,1%, dan Swiss Market Index meningkat 0,2%.
Penurunan yield memberikan ruang bagi saham untuk bangkit setelah sebelumnya tertekan oleh kekhawatiran mengenai inflasi, utang pemerintah, dan biaya pinjaman yang tinggi. Stabilnya pasar obligasi turut memperbaiki selera risiko investor.
Sentimen juga didukung oleh Indeks PMI Komposit Zona Euro yang bertahan di level 52,0 pada Agustus. Angka di atas 50 menunjukkan aktivitas bisnis masih berekspansi, didukung penguatan sektor industri dan pemulihan aktivitas jasa setelah sempat tertekan lonjakan harga energi.
Ketahanan ekonomi dan tekanan harga yang masih tinggi berpotensi mendorong Bank Sentral Eropa mempertimbangkan kenaikan suku bunga pada pertemuan pekan depan. Prospek tersebut menjadi faktor pembatas karena kebijakan yang lebih ketat dapat kembali mendorong yield dan menekan valuasi saham.
Dari sisi korporasi, Volkswagen naik 3,4%, sedangkan Nokia melemah 1,6%. Saham energi bergerak bervariasi di tengah perkembangan akuisisi Shell, potensi penjualan aset BP di Laut Utara, serta ekspansi proyek Eni dan TotalEnergies di Venezuela dan Namibia.
Analisa Newsmaker : bursa Eropa masih berpeluang melanjutkan pemulihan selama yield obligasi tetap terkendali. Namun, kenaikan suku bunga ECB serta tingginya harga energi dapat menghambat reli dan mengembalikan tekanan terhadap saham berutang besar maupun sektor yang sensitif terhadap biaya pembiayaan. (arl)
Sumber : Newsmaker.id