
Trending

Market Update
Sumber: Newsmaker.id
Bursa saham Eropa mayoritas ditutup melemah pada perdagangan Rabu (2/9) karena kenaikan imbal hasil obligasi global menekan minat terhadap aset berisiko. Lonjakan biaya energi turut meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap inflasi dan beban utang pemerintah.
Indeks STOXX Europe turun 0,3%, sedangkan DAX Jerman melemah 0,5%. FTSE 100 Inggris dan CAC 40 Prancis masing-masing terkoreksi 0,3%, sementara Swiss Market Index menjadi pengecualian dengan kenaikan tipis 0,1%.
Dari sektor korporasi, saham BP bergerak sedikit lebih tinggi setelah perusahaan menunjuk Ian Tyler sebagai ketua dewan secara permanen. Sebaliknya, Stellantis merosot 2,6% di tengah perundingan kontrak baru yang mencakup lebih dari 9.000 pekerja di Kanada.
Novartis naik 0,3% setelah menandatangani kesepakatan dengan Alteogen untuk mengembangkan versi suntikan bawah kulit dari sejumlah obatnya. Ryanair juga menguat 1,3% meski memangkas target penumpang tahun fiskal 2027 menjadi 214 juta orang.
Nokia melemah 0,8% meskipun akan kembali masuk ke indeks Euro STOXX 50 menggantikan Volkswagen. Sementara itu, UBS naik 1,6% setelah meluncurkan penawaran pembelian kembali surat utang dengan nilai mencapai US$6 miliar.
Analisa Newsmaker: bursa Eropa berpotensi tetap tertekan apabila harga energi dan yield obligasi terus meningkat. Kondisi tersebut dapat memperbesar biaya pendanaan perusahaan, menekan valuasi saham, dan mendorong investor mengalihkan dana menuju instrumen pendapatan tetap. (arl)
Sumber : Newsmaker.id