
Trending

Nikkei
Sumber: Newsmaker.id
Bursa saham Jepang bergerak beragam pada perdagangan Kamis (03/09) karena penguatan mendadak yen membuat investor kehilangan arah. Nikkei 225 turun 0,2% ke sekitar 64.200, sedangkan indeks Topix naik 0,7% ke 4.110.
Yen menguat tajam di tengah spekulasi bahwa otoritas Jepang telah melakukan pemeriksaan kurs sebagai langkah awal sebelum intervensi. Namun, belum terdapat konfirmasi resmi mengenai tindakan tersebut.
Penguatan yen membebani prospek pendapatan perusahaan Jepang yang berorientasi ekspor. Mata uang domestik yang lebih mahal dapat menurunkan nilai keuntungan dari luar negeri sekaligus mengurangi daya tarik aset Jepang bagi investor asing.
Tekanan terhadap pasar sedikit tertahan oleh penurunan harga minyak setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan serangan terbaru terhadap Iran kemungkinan berlangsung singkat. Minyak yang lebih murah dapat mengurangi risiko inflasi impor bagi Jepang.
Imbal hasil obligasi global juga turun dari level tertinggi baru-baru ini. Pergerakan tersebut membantu menenangkan kekhawatiran mengenai inflasi dan kemungkinan kenaikan suku bunga lebih agresif oleh sejumlah bank sentral.
Saham teknologi menjadi pemberat, dengan Advantest turun 1,6%, Fujikura melemah 1,2%, dan Taiyo Yuden kehilangan 1,3%. Sebaliknya, Mitsubishi UFJ dan Mizuho Financial naik 1,5%, sedangkan Sumitomo Mitsui menguat 2,1%.