
Trending

Nikkei
Sumber: Newsmaker.id
Indeks Nikkei 225 turun 0,6% hingga berada di bawah level 66.000 pada perdagangan Selasa. Bursa Jepang memperpanjang pelemahan dari sesi sebelumnya karena kenaikan harga minyak memicu kekhawatiran terhadap inflasi dan suku bunga yang lebih tinggi.
Saham Jepang turut mengikuti pelemahan Wall Street setelah imbal hasil Treasury AS meningkat. Pasar semakin memperhitungkan kemungkinan Federal Reserve menaikkan suku bunga pada September untuk meredam tekanan inflasi yang dipicu lonjakan biaya energi.
Di dalam negeri, investor juga meningkatkan taruhan terhadap kenaikan suku bunga Bank of Japan pada bulan yang sama. Pelemahan yen yang berkepanjangan membuat biaya impor, khususnya energi, semakin mahal dan berisiko memperkuat inflasi Jepang.
Saham teknologi dan kecerdasan buatan memimpin penurunan. Tokyo Electron merosot 4,6%, Fujikura turun 3%, Advantest melemah 2,9%, Taiyo Yuden kehilangan 1,5%, dan Murata Manufacturing turun 1,4%. Saham keuangan juga tertekan, sementara sektor konsumen mencatat kenaikan terbatas.