
Trending

Emas
Sumber: Newsmaker.id
Harga emas menguat pada perdagangan Kamis (3/9), dengan spot gold naik sekitar 1% ke US$4.433,30 per troy ounce. Penguatan ditopang oleh pelemahan dolar AS dan turunnya yield Treasury dari level tinggi sebelumnya, sehingga biaya peluang memegang emas menjadi lebih rendah. Sentimen juga terbantu oleh data tenaga kerja swasta AS yang relatif lemah, yang membuat pasar kembali mempertimbangkan seberapa agresif Federal Reserve dapat menaikkan suku bunga pada pertemuan September.
Fokus utama pasar kini tertuju pada data Nonfarm Payrolls AS hari Jumat. Pasar masih memperhitungkan peluang kenaikan suku bunga The Fed bulan ini, tetapi hasil NFP yang lebih lemah dari perkiraan berpotensi menekan dolar dan yield lebih lanjut serta membuka ruang kenaikan emas. Di sisi lain, ketegangan AS-Iran tetap memberikan dukungan safe haven, meski meredanya eskalasi dalam beberapa jam terakhir membatasi dorongan tersebut. Selama emas mampu bertahan di atas area US$4.400, bias jangka pendek masih cenderung positif, sementara NFP akan menjadi penentu arah berikutnya.
Selain faktor dolar dan yield, pergerakan minyak juga tetap menjadi perhatian karena kenaikan harga energi dapat kembali memicu kekhawatiran inflasi. Jika tekanan inflasi meningkat, pasar bisa kembali menaikkan ekspektasi suku bunga The Fed, yang berpotensi membatasi penguatan emas. Sebaliknya, jika harga minyak mulai mereda dan data tenaga kerja AS terus menunjukkan pelemahan, tekanan terhadap dolar dapat semakin besar dan mendukung harga emas.
Secara teknikal-fundamental, area US$4.400 kini menjadi level psikologis penting. Selama harga mampu bertahan di atas area tersebut, momentum kenaikan masih terjaga dengan peluang menguji area resistance berikutnya. Namun, apabila dolar kembali menguat atau yield Treasury naik menjelang NFP, emas berpotensi mengalami koreksi jangka pendek. Karena itu, pasar kemungkinan tetap bergerak hati-hati hingga data tenaga kerja AS memberikan sinyal yang lebih jelas mengenai arah kebijakan The Fed.(mrv)*
Sumber : Newsmaker.id