
Trending

usdjpy
Sumber: Newsmaker.id
Yen Jepang bergerak stabil di sekitar 159,8 per dolar AS pada perdagangan Selasa (01/09) dan mencoba menjauh dari level psikologis 160. Kedekatan dengan level tersebut kembali meningkatkan kekhawatiran terhadap kemungkinan intervensi lanjutan oleh otoritas Jepang.
Yen telah kehilangan lebih dari separuh penguatannya sejak intervensi bersama Jepang dan Amerika Serikat pada akhir Juli. Kondisi ini menunjukkan tekanan struktural terhadap mata uang Jepang masih belum sepenuhnya mereda.
Tekanan terutama berasal dari lebarnya perbedaan suku bunga Jepang dan Amerika Serikat, kekhawatiran terhadap kondisi fiskal Jepang, serta tingginya harga minyak akibat konflik Timur Tengah. Pelemahan yen juga meningkatkan biaya impor dan memperbesar risiko inflasi domestik.
Pasar turut mencermati laporan bahwa Menteri Keuangan AS Scott Bessent mendorong Perdana Menteri Satsuki Katayama dan Gubernur BoJ Kazuo Ueda untuk menaikkan suku bunga. Ekspektasi terhadap kenaikan suku bunga BoJ pada September pun semakin menguat.
Level 160 menjadi batas penting bagi pergerakan USD/JPY. Jika yen kembali melemah melewati level tersebut, risiko intervensi dapat meningkat. Sebaliknya, kenaikan suku bunga BoJ atau intervensi langsung berpotensi memperkuat yen, tetapi dapat menekan saham eksportir dan membebani Nikkei.