
Trending

eurusd
Sumber: Newsmaker.id
Euro kembali melemah terhadap dolar AS setelah komentar Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Christine Lagarde meningkatkan perhatian pasar terhadap prospek inflasi kawasan Eropa. Pergerakan euro tertekan di tengah penguatan dolar AS yang didukung kenaikan imbal hasil Treasury dan ekspektasi suku bunga tinggi dari Federal Reserve.
Lagarde menyampaikan bahwa proyeksi inflasi Eropa untuk 2027 dan 2028 kini lebih tinggi dibanding perkiraan sebelumnya, terutama akibat kenaikan harga energi. Namun, ia menilai belum ada tanda bahwa tekanan harga energi telah mendorong kenaikan upah secara luas, sehingga respons kebijakan yang terukur masih diperlukan.
Pasar kini memperhitungkan kemungkinan kenaikan suku bunga ECB secara bertahap dalam beberapa tahun ke depan, sementara investor menunggu data inflasi zona euro untuk mendapatkan petunjuk arah kebijakan moneter berikutnya.
Di sisi lain, dolar AS mendapatkan dukungan dari meningkatnya ekspektasi kebijakan The Fed yang lebih ketat. Kenaikan harga minyak akibat belum adanya kemajuan terkait pembukaan kembali Selat Hormuz juga meningkatkan permintaan aset aman, sehingga turut memperkuat posisi dolar di pasar global. (asd)