• Mon, Jul 13, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

13 July 2026 08:13  |

Ketegangan Hormuz Tekan Sentimen Bursa Jepang

Newsmaker.id - Saham Jepang bergerak tanpa arah yang jelas pada perdagangan Senin (13/7), seiring meningkatnya kembali ketegangan di Timur Tengah. Indeks Nikkei 225 turun sekitar 0,2% ke kisaran 68.400, sedangkan indeks Topix menguat 0,6% menuju level 4.060.

Sentimen pasar tertekan setelah Amerika Serikat dan Iran kembali saling melancarkan serangan rudal pada akhir pekan. Konflik tersebut berlangsung di tengah perselisihan mengenai aktivitas pelayaran melalui Selat Hormuz dan mendorong harga minyak dunia naik lebih dari 3%.

Kenaikan harga energi menjadi perhatian utama bagi Jepang yang sangat bergantung pada impor minyak. Kondisi tersebut berisiko meningkatkan biaya produksi, memperkuat tekanan inflasi, dan mendorong ekspektasi bahwa bank sentral akan mempertahankan kebijakan moneter ketat lebih lama.

Di antara saham individual, Kioxia Holdings turun 1,8%, Taiyo Yuden melemah 4,8%, dan Yaskawa Electric anjlok 14,2%. Sebaliknya, SUMCO Corp naik 7,9%, SoftBank Group menguat 2%, dan Mitsubishi UFJ bertambah 2,4%. Investor juga menantikan laporan keuangan perusahaan-perusahaan besar Amerika Serikat untuk menguji kekuatan reli saham berbasis kecerdasan buatan.

Dampak terhadap Market :

Bursa Jepang: Nikkei berpotensi tetap tertekan apabila konflik AS-Iran semakin luas dan harga minyak terus meningkat. Saham transportasi, industri, dan perusahaan dengan konsumsi energi tinggi menjadi kelompok yang paling rentan.

Yen Jepang: Kenaikan biaya impor energi dapat menekan yen karena memperburuk neraca perdagangan Jepang. USD/JPY berpotensi kembali menguat apabila dolar terus diburu sebagai aset aman.

Minyak: Risiko gangguan pelayaran melalui Selat Hormuz dapat menjaga harga Brent dan WTI tetap tinggi serta meningkatkan volatilitas pasar energi.

Emas: Konflik geopolitik dapat mendukung permintaan aset aman, tetapi kenaikan minyak juga memicu kekhawatiran inflasi dan suku bunga tinggi sehingga membatasi penguatan emas.(CP)

Related News

JAPAN

Saham Hong Kong Melemah Tertekan Teknologi

Bursa saham Hong Kong kembali melemah pada perdagangan Jumat, terbebani oleh tekanan pada saham-saham teknologi global. Indek...

26 June 2026 09:41
JAPAN

Saham Jepang Naik karena Perintah Eksekutif Menimbulkan Kekh...

Saham Jepang naik karena indeks Topix menuju kenaikan enam hari berturut-turut setelah Presiden AS Donald Trump menandatangan...

30 April 2025 07:51
JAPAN

Pasar Jepang Meroket! Nikkei Kembali ke Puncak

Indeks Nikkei 225 naik 0,9% hingga ditutup pada level 38.885 pada hari Rabu, mencapai level tertinggi dalam empat bulan karen...

18 June 2025 14:18
JAPAN

Saham Jepang Menguat Seiring Reli Saham Produsen Robot dan T...

Indeks Nikkei 225 melonjak 2,33% dan ditutup pada level 51.028, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 1,92% menjadi 3.3...

4 December 2025 14:29
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai