Hang Seng Melemah, Investor Menanti PMI China
Saham Hong Kong melemah pada perdagangan Kamis pagi, dengan Hang Seng turun dan membalikkan penguatan sesi sebelumnya. Tekanan datang dari pelemahan saham daratan Tiongkok, sementara investor memilih bersikap hati-hati menjelang rilis data PMI Februari pekan depan yang dinilai bisa memberi petunjuk arah pemulihan aktivitas ekonomi.
Sentimen global juga kurang membantu. Kontrak berjangka saham AS bergerak turun setelah Wall Street menguat semalam, di tengah perhatian pasar pada komentar IMF yang menyoroti defisit transaksi berjalan AS masih berlebihan—membuat pelaku pasar kembali sensitif terhadap isu stabilitas fiskal dan arah kebijakan ekonomi Washington.
Di dalam negeri, pelemahan Hang Seng tertahan oleh faktor penyeimbang: anggaran Hong Kong tahun fiskal 2026/27 memproyeksikan surplus operasional lebih cepat dari perkiraan setelah tiga tahun defisit. Data inflasi Hong Kong juga melandai pada Januari, memberi sinyal tekanan harga lebih jinak dan membuka ruang kebijakan yang lebih stabil.
Namun, sektor teknologi tetap menjadi pemberat utama, dan laporan kuat Nvidia belum cukup mengangkat selera risiko di Asia. Saham consumer ikut melemah seiring kekhawatiran perlambatan pasca liburan setelah puncak belanja Tahun Baru Imlek. Sejumlah saham yang menekan indeks antara lain KE Holdings, Galaxy Entertainment, Trip.com, dan Kuaishou Technology yang bergerak turun di awal sesi.(alg)
Sumber: Newsmaker.id