Awal Februari Panas: Hong Kong Dibuka Turun Tajam
Saham Hong Kong membuka Februari dalam tekanan. Hang Seng Index sempat dibuka turun 289 poin di 27.097, lalu melebar hingga turun 390 poin (-1,42%) ke 26.996. Hang Seng China Enterprises Index turun 165 poin (-1,78%) ke 9.151, sementara Hang Seng Tech Index melemah 123 poin (-2,15%) ke 5.595. Nilai transaksi papan utama tercatat HK$30,1 miliar.
Tekanan paling terasa dari saham teknologi besar. Tencent turun 1,3%, Alibaba Group turun 2,6%, Meituan melemah 0,7%, Xiaomi turun 0,8%, JD.com turun 0,3%, dan Kuaishou melemah 1%.
Di sektor keuangan, arah pergerakan cenderung campuran tapi lebih berat ke bawah. HSBC turun 0,5% dan Hong Kong Exchanges and Clearing turun 0,5%. Di sisi lain, AIA Group naik 0,8%, sementara Ping An Insurance turun 1,3%.
Saham-saham penambang emas juga “tertekan” setelah harga emas terkoreksi, bikin tekanan jual makin dalam. Zijin Mining anjlok 9,9%, Zijin Gold International turun 8,1%, Zhaojin Mining melorot 9,3%, dan Shandong Gold terjun 10,8%.
Satu pemicu besar lain datang dari sektor telekomunikasi China daratan: kabar penyesuaian pajak/PPN (VAT) layanan menekan sentimen, sehingga China Unicom jatuh 9,9% dan China Telecom turun 7,9%. Kombinasi koreksi komoditas (emas), tekanan tech, dan sentimen pajak di telco bikin pembukaan Hong Kong terasa berat sejak bel pertama.(mrv)
Sumber : Newsmaker.id