S&P 500 Menguat, Wall Street Bersiap Tutup Pekan di Zona Hijau
Indeks saham Amerika Serikat kembali menguat pada perdagangan Jumat (10/7), didorong oleh penguatan sejumlah saham teknologi berkapitalisasi besar (Big Tech). Kenaikan tersebut membuat indeks S&P 500 berada di jalur untuk menutup pekan dengan kinerja positif, meskipun pergerakan saham sektor semikonduktor masih cenderung beragam.
Indeks S&P 500 naik sekitar 0,2%, diikuti Nasdaq Composite yang juga menguat 0,2%. Sementara itu, Dow Jones Industrial Average bertambah sekitar 79 poin atau 0,2%. Secara mingguan, S&P 500 diperkirakan membukukan kenaikan sekitar 1%, sedangkan Nasdaq berpotensi mengakhiri pekan dengan penguatan lebih dari 1%. Berbeda dengan keduanya, Dow Jones masih mencatat pelemahan tipis kurang dari 1% sepanjang pekan ini.
Penguatan Wall Street terjadi di tengah rotasi investor pada sektor teknologi, khususnya setelah produsen chip asal Korea Selatan, SK Hynix, resmi memulai debut perdagangannya di Nasdaq. Saham perusahaan tersebut dibuka di level US$170 dan sempat melonjak sekitar 17% pada sesi perdagangan, jauh di atas harga penawaran awal sebesar US$149 per saham.
Masuknya SK Hynix ke bursa Amerika Serikat memunculkan kekhawatiran baru di kalangan investor. Sebagian pelaku pasar menilai kehadiran emiten tersebut dapat mengalihkan aliran dana dari saham-saham semikonduktor Amerika Serikat, terutama perusahaan yang bergerak di sektor memori seperti Micron Technology. Akibatnya, saham Micron turun lebih dari 1%, disusul Marvell Technology dan Intel yang masing-masing melemah lebih dari 2%, sementara Lam Research terkoreksi tipis.
Di sisi lain, Nvidia kembali menjadi penopang utama sektor teknologi setelah sahamnya melonjak lebih dari 3%. Optimisme terhadap permintaan infrastruktur kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang masih tinggi membuat investor tetap memburu saham perusahaan tersebut, meskipun sebagian saham chip lainnya mengalami tekanan.(mrv)*
Sumber : Newsmaker.id