• Sat, Jul 11, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

10 July 2026 08:36  |

Emas Bergerak Terbatas di Sesi Asia,

Newsmaker.id - Harga emas bergerak terbatas pada perdagangan sesi Asia, Jumat (10/7), setelah mencatat penguatan lebih dari 1% pada sesi sebelumnya. XAU/USD diperdagangkan di kisaran US$4.120 per troy ounce, sedikit melemah karena investor mulai melakukan aksi ambil untung setelah lonjakan harga pada perdagangan Kamis.

Pada perdagangan sebelumnya, emas spot melonjak 1,3% ke level US$4.130,58 per troy ounce. Penguatan tersebut dipicu oleh aksi beli di harga rendah serta meningkatnya permintaan aset aman setelah ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali memburuk.

Meski risiko geopolitik masih memberikan dukungan, ruang kenaikan emas mulai terbatas akibat ekspektasi kebijakan moneter Federal Reserve yang tetap ketat. Pasar memperkirakan peluang kenaikan suku bunga The Fed pada September berada di sekitar 62%, seiring kekhawatiran bahwa konflik Timur Tengah dapat kembali mendorong harga energi dan inflasi.

Tekanan juga datang dari prospek dolar AS dan imbal hasil obligasi yang masih tinggi. Lingkungan suku bunga tinggi cenderung mengurangi daya tarik emas karena logam mulia tidak memberikan imbal hasil, sehingga investor lebih tertarik menempatkan dana pada aset berbunga seperti obligasi pemerintah AS.

Ke depan, pergerakan emas diperkirakan masih fluktuatif dengan perhatian pasar tertuju pada data inflasi Amerika Serikat dan kesaksian Ketua The Fed Kevin Warsh di Kongres pada pekan depan. Selama harga bertahan di atas US$4.100, peluang rebound masih terbuka, tetapi penguatan berpotensi tertahan di sekitar US$4.130 hingga US$4.150.

Dampaknya ke Market :

Emas: Cenderung konsolidasi. Risiko geopolitik menjadi penopang, tetapi ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed membatasi penguatan.

Dolar AS: Berpotensi menguat apabila data inflasi AS kembali tinggi dan memperbesar peluang kenaikan suku bunga.

Treasury yield: Berpeluang tetap tinggi karena pasar masih mengantisipasi kebijakan The Fed yang hawkish.

Minyak: Penurunan harga minyak dapat mengurangi tekanan inflasi dan membatasi permintaan emas sebagai lindung nilai.

Kesimpulan : emas masih memperoleh dukungan dari konflik AS–Iran, tetapi pergerakan sesi Asia lebih terlihat sebagai konsolidasi setelah reli tajam, bukan awal tren kenaikan baru. Area US$4.100 menjadi support penting, sementara US$4.150 menjadi resistance terdekat.(CP)

Related News

GOLD

Harga Emas Melemah, Pasar Tunggu Keputusan The Fed

Harga emas dunia (XAU/USD) bergerak melemah di sekitar $3.335 per ons pada awal sesi Eropa hari Senin, setelah sempat mencoba...

28 July 2025 16:23
GOLD

Setelah Melambung, Emas Kini Terancam Tenggelam?

Harga emas batangan bergerak melemah dan diperkirakan mencatat kerugian mingguan kedua berturut-turut setelah pasar global me...

27 June 2025 12:22
GOLD

Di Tengah Pasar Sepi, Emas Melemah Tajam, Ada Apa?

Harga emas melemah sekitar 1,5% pada sesi Asia hari ini, meskipun aktivitas pasar regional cenderung terbatas karena libur Ta...

16 February 2026 12:41
GOLD

Bitcoin Jebol, Emas Kena Getahnya

Emas melemah di awal sesi Asia Kamis, ikut terseret gelombang jual yang bermula dari pasar kripto. Spot gold turun ke kisaran...

6 February 2026 07:16
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai