Aksi Jual Saham Teknologi Seret Bursa Eropa
Bursa saham Eropa kembali melemah untuk hari kedua berturut-turut pada Selasa (7/7), tertekan oleh penurunan saham-saham teknologi. Pelemahan ini mengikuti aksi jual pada saham semikonduktor di Asia dan Amerika Serikat.
Indeks Stoxx Europe 600 ditutup turun 0,6%, meski volume perdagangan masih relatif tipis. Sektor teknologi menjadi pemberat utama dengan penurunan 3,6%. Tekanan ini muncul setelah laba besar Samsung Electronics gagal meyakinkan investor, sementara di Wall Street Nasdaq 100 dan indeks saham chip SOX juga turun tajam.
Di Eropa, ASML Holding menjadi salah satu saham teknologi yang paling membebani indeks. Saham-saham terkait chip lainnya seperti Infineon Technologies, ASM International, dan STMicroelectronics juga turun lebih dari 7%. Kondisi ini menunjukkan investor mulai lebih berhati-hati terhadap valuasi sektor teknologi setelah reli kuat sebelumnya.
Meski begitu, indeks utama Eropa masih berada dekat rekor tertinggi. Sebagian investor mulai melakukan rotasi dari saham teknologi ke sektor konsumsi dan energi. Shell menjadi salah satu saham yang menguat, naik 3,4% setelah laporan perdagangan minyak dan gas kuartal II menunjukkan hasil yang kuat. Keller Group juga melonjak 23% setelah menaikkan proyeksi laba tahun ini.
Ke depan, musim laporan keuangan perusahaan akan menjadi penentu arah pasar Eropa. Investor ingin melihat apakah kinerja laba perusahaan mampu mendukung reli sekitar 9% yang sudah terjadi tahun ini. Di sisi lain, Siemens Energy turun 8,9% setelah Barclays memangkas rekomendasi sahamnya, sementara ITV melemah 7,3% setelah JPMorgan menurunkan peringkat saham tersebut.(arl)
Sumber: Newsmaker.id