Futures Wall Street Bergerak Campuran, Saham Chip Jadi Beban Nasdaq
Kontrak berjangka indeks saham Amerika Serikat bergerak campuran pada perdagangan Selasa (7/07). Tekanan pada saham produsen chip kembali memicu volatilitas, sementara sektor ekonomi tradisional masih menunjukkan ketahanan di tengah ketidakpastian makroekonomi.
Kontrak berjangka S&P 500 bergerak sedikit melemah, sedangkan Dow Jones naik sekitar 150 poin dan menuju rekor baru. Di sisi lain, tekanan besar pada saham semikonduktor membuat Nasdaq 100 turun 1,5%.
Micron dan Sandisk masing-masing anjlok sekitar 6% pada perdagangan premarket, meskipun Samsung mencatat lonjakan laba 19 kali lipat pada kuartal sebelumnya. Kinerja Samsung yang kuat sebenarnya sejalan dengan reli sektor chip tahun ini, tetapi investor mulai meragukan apakah perusahaan AI hyperscaler dapat membenarkan belanja modal infrastruktur yang sangat besar.
Tekanan juga terlihat pada SpaceX yang turun 1% menjelang masuknya perusahaan tersebut ke dalam indeks Nasdaq 100. Kondisi ini menunjukkan bahwa antusiasme terhadap sektor teknologi dan kecerdasan buatan atau AI mulai diuji oleh kekhawatiran valuasi serta biaya investasi yang tinggi.
Sebaliknya, saham perbankan dan farmasi sebagian besar bergerak lebih tinggi, melanjutkan momentum positif di sektor tradisional. Sementara itu, imbal hasil obligasi naik tipis setelah serangan terhadap kapal tanker LNG di Timur Tengah meredam harapan terhadap penurunan inflasi energi. (yds)
Sumber: Newsmaker.id