• Thu, Jun 25, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

24 June 2026 07:32  |

Saham Asia Rebound Usai Tech Selloff

Bursa saham Asia bergerak menguat pada awal perdagangan setelah sehari sebelumnya terseret aksi jual besar di sektor teknologi global. Indeks MSCI Asia Pacific naik 0,8% setelah sempat anjlok 3,6% pada Selasa, penurunan terdalam sejak awal Maret. Indeks Kospi Korea Selatan yang banyak dihuni saham chip juga rebound lebih dari 3% setelah sebelumnya jatuh sekitar 10%. Penguatan ini terjadi setelah investor mulai mencari peluang beli, meski kekhawatiran terhadap reli saham berbasis kecerdasan buatan atau AI masih belum hilang.

Tekanan utama pasar masih datang dari sektor semikonduktor dan chip memori. Nasdaq 100 sebelumnya turun 3,3%, sementara S&P 500 melemah 1,4% akibat aksi jual pada saham-saham teknologi besar. Investor kini menunggu laporan keuangan Micron Technology yang akan menjadi petunjuk penting apakah permintaan infrastruktur AI masih cukup kuat untuk menopang reli tahun ini. Saham Micron sendiri anjlok 13% pada Selasa, meskipun sepanjang 2026 masih mencatat kenaikan lebih dari 250%.

Pelaku pasar mulai mempertanyakan apakah belanja besar perusahaan teknologi untuk infrastruktur AI benar-benar bisa menghasilkan keuntungan sesuai ekspektasi. Kekhawatiran ini semakin kuat setelah muncul laporan bahwa SK Hynix mengalihkan fokus ke produk chip yang lebih murah. Analis BTIG Jonathan Krinsky menilai saham teknologi dan AI masih memiliki risiko penurunan jangka menengah, dengan potensi koreksi tambahan sekitar 10% hingga 15% pada kelompok semikonduktor.

Di luar sektor teknologi, harga minyak Brent bergerak di bawah US$77 per barel setelah lalu lintas tanker di Selat Hormuz mulai lebih terlihat usai kesepakatan damai sementara antara AS dan Iran. Dolar AS juga cenderung stabil setelah menguat dua hari, sementara obligasi pemerintah AS naik karena pelemahan saham dan turunnya harga minyak dianggap dapat mengurangi tekanan bagi The Fed untuk menaikkan suku bunga. Di Asia Tenggara, aset Indonesia ikut menjadi perhatian setelah MSCI kembali menunda peninjauan pasar saham Indonesia untuk menilai efektivitas reformasi transparansi yang baru diumumkan.(asd)*

Sumber : Newsmaker.id

Related News

MARKET UPDATE

Asia Merah 3 Hari, Minyak Naik

Bursa Asia melanjutkan pelemahan untuk hari ketiga, sementara harga minyak naik tipis karena perang di Iran dinilai berpotens...

4 March 2026 07:26
MARKET UPDATE

Asia Naik, Wall Street Pecah Rekor!

Saham Asia menguat pada Jumat setelah indeks-indeks utama Wall Street mencetak rekor, didukung reli saham bertema kecerdasan ...

15 May 2026 08:00
MARKET UPDATE

Asia Cetak Rekor, Yield AS Naik: CPI Pasar Nunggu

Saham Asia menguat untuk hari kelima berturut-turut pada hari Rabu, dengan MSCI Asia Pacific Index naik sekitar 0,4% dan kemb...

12 February 2026 07:26
MARKET UPDATE

Asia Merah Tipis, Yen Tetap Kuat: Tarif Korea Bikin Pasar Ki...

Bursa Asia bergerak melemah tipis setelah kekhawatiran tarif muncul lagi. Korea Selatan jadi pusat perhatian: Kospi turun sek...

27 January 2026 07:23
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai