• Thu, Jun 25, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

25 June 2026 10:36  |

Dolar AS Tertahan Jelang PCE

Indeks dolar Amerika Serikat bergerak sedikit melemah di sekitar 101,50 menjelang rilis data inflasi Personal Consumption Expenditures atau PCE bulan Mei. Meski melemah tipis, DXY masih berada dekat level tertinggi dalam lebih dari satu tahun, setelah sempat menyentuh 101,80 pada perdagangan sebelumnya. Kondisi ini menunjukkan dolar belum kehilangan tenaga, meskipun pasar mulai menahan posisi sebelum data penting dirilis.

Fokus utama investor tertuju pada data core PCE, yang merupakan indikator inflasi favorit Federal Reserve. Pasar memperkirakan core PCE naik menjadi 3,4% secara tahunan dari 3,3% pada April. Jika angka ini benar-benar naik, tekanan inflasi dinilai masih kuat dan dapat memperbesar peluang The Fed untuk menaikkan suku bunga dalam beberapa bulan ke depan.

Ekspektasi terhadap kebijakan The Fed sudah berubah cukup tajam. Sebelumnya, pasar sempat memperkirakan peluang penurunan suku bunga, tetapi setelah perang Timur Tengah mendorong tekanan energi dan inflasi, arah ekspektasi berbalik. Kini, pasar melihat langkah kebijakan The Fed berikutnya lebih mungkin berupa kenaikan suku bunga, bukan pemangkasan.

Dolar AS masih mendapat dukungan dari kombinasi inflasi tinggi, ekonomi AS yang relatif kuat, dan sikap hawkish Ketua The Fed Kevin Warsh. Suku bunga yang lebih tinggi membuat aset berbasis dolar menjadi lebih menarik, terutama dibandingkan mata uang lain yang bank sentralnya mulai lebih berhati-hati. Karena itu, meskipun yield Treasury sempat turun, dolar tetap bertahan kuat karena investor masih melihat greenback sebagai aset utama di tengah ketidakpastian.

Ke depan, arah DXY akan sangat bergantung pada hasil data PCE. Jika PCE lebih tinggi dari perkiraan, dolar berpeluang kembali menguat dan menguji area 101,80 hingga 102,00. Namun, jika inflasi lebih rendah dari ekspektasi, DXY bisa terkoreksi ke area 101,20 hingga 101,00. Bagi pasar emas, crypto, dan mata uang utama, data PCE ini akan menjadi pemicu penting karena dapat menentukan apakah tekanan dari dolar kuat dan ekspektasi kenaikan suku bunga masih berlanjut.(Asd)

Sumber: Newsmaker.id

 

Related News

US DOLLAR

Dollar Sedikit Melemah Setelah Pulih

Dolar memangkas kenaikan hari Senin (12/05), dengan para pedagang tidak yakin bahwa lonjakannya baru-baru ini di balik mereda...

13 May 2025 15:52
US DOLLAR

Dolar Nunggu Sinyal The Fed

Indeks dolar (DXY) bergerak stabil di atas 98 pada Rabu, tapi masih bertahan dekat level terendah dalam lebih dari dua bulan....

17 December 2025 09:14
US DOLLAR

Dolar AS Tutup Tahun Terbaik Sejak 2015 dengan Bias Bullish

Dolar membukukan penurunan moderat pada hari terakhir tahun ini, yang terbaik dalam hampir satu dekade, karena opsi jangka pa...

31 December 2024 17:05
US DOLLAR

Dolar Terus Turun

Indeks dolar jatuh ke 100,3 pada hari Rabu (14/5), semakin merosot dari level tertinggi satu bulan yang dicapai pada hari Sen...

14 May 2025 17:16
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai