• Thu, Jun 25, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

25 June 2026 10:55  |

Emas Masih Berada di Jalur Bearish

Harga emas masih bergerak dengan bias bearish pada perdagangan Kamis, bertahan mendekati level terendah sejak November 2025. Meski dolar Amerika Serikat sempat melemah tipis, emas belum mampu memanfaatkan momentum tersebut untuk rebound kuat. Tekanan penjualan masih terlihat karena pasar tetap berhati-hati menjelang rilis data inflasi Personal Consumption Expenditures atau PCE Amerika Serikat.

Secara fundamental, ekspektasi terhadap kenaikan suku bunga Federal Reserve masih menjadi beban utama bagi emas. Berdasarkan pelaku CME FedWatch, pasar masih memperkirakan peluang lebih dari 80% bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga sebelum akhir tahun. Kondisi ini membuat emas kurang menarik karena logam mulia tidak memberikan imbal hasil, sementara aset berbasis dolar dan obligasi pemerintah AS masih menawarkan daya tarik dari sisi hasil.

Di sisi lain, peluang kenaikan suku bunga memang sempat sedikit berkurang karena inflasi mulai mereda setelah harga minyak turun. Namun, penurunan ekspektasi tersebut belum cukup untuk mengangkat emas secara signifikan. Dolar AS juga masih mendapat dukungan dari sentimen safe haven setelah aksi jual saham teknologi global pada awal pekan membuat investor memilih aset yang lebih aman.

Secara teknikal, mencapai harga emas menembus dan bertahan di bawah level psikologis US$4.000 memperkuat tekanan bearish dalam jangka pendek. Selama harga masih sulit kembali stabil di atas area tersebut, setiap upaya rebound berpotensi dianggap sebagai peluang penjualan oleh pasar. Area support berikutnya berada di sekitar US$3.950 hingga US$3.900, sementara resistance awal berada di area US$4.000 hingga US$4.050.

Fokus utama pasar kini muncul pada data PCE AS. Jika data inflasi lebih panas dari perkiraan, ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed dapat kembali menguat dan emas berisiko melanjutkan pelemahan. Namun, jika PCE menunjukkan inflasi mulai melandai, emas berpeluang melakukan pemulihan teknikal, meskipun tren utamanya masih rawan selama dolar AS tetap kuat dan pasar belum kembali agresif masuk ke aset logam mulia.(Asd)*

Sumber : Newsmaker.id

Related News

GOLD

Harga Emas Melemah, Pasar Tunggu Keputusan The Fed

Harga emas dunia (XAU/USD) bergerak melemah di sekitar $3.335 per ons pada awal sesi Eropa hari Senin, setelah sempat mencoba...

28 July 2025 16:23
GOLD

Setelah Melambung, Emas Kini Terancam Tenggelam?

Harga emas batangan bergerak melemah dan diperkirakan mencatat kerugian mingguan kedua berturut-turut setelah pasar global me...

27 June 2025 12:22
GOLD

Di Tengah Pasar Sepi, Emas Melemah Tajam, Ada Apa?

Harga emas melemah sekitar 1,5% pada sesi Asia hari ini, meskipun aktivitas pasar regional cenderung terbatas karena libur Ta...

16 February 2026 12:41
GOLD

Bitcoin Jebol, Emas Kena Getahnya

Emas melemah di awal sesi Asia Kamis, ikut terseret gelombang jual yang bermula dari pasar kripto. Spot gold turun ke kisaran...

6 February 2026 07:16
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai