Dow Cetak Rekor Baru Saat Minyak Turun, S&P 500 dan Nasdaq Melemah Tipis
Indeks Dow Jones Industrial Average naik 182 poin pada perdagangan Rabu (27/5) dan mencetak rekor baru, terbantu penguatan saham-saham consumer dan ritel di tengah penurunan harga minyak. Sementara itu, S&P 500 turun 0,1% dan Nasdaq Composite melemah 0,3%, setelah penurunan saham keamanan siber menahan ruang kenaikan pasar yang lebih luas.
Penguatan Dow ditopang lonjakan saham Procter & Gamble yang naik lebih dari 3%, serta Home Depot yang menguat lebih dari 2%. Kinerja dua saham berkapitalisasi besar ini cukup untuk mengangkat indeks 30 saham tersebut, meski indeks lain bergerak lebih lemah.
Penurunan harga minyak memberi dukungan tambahan bagi sentimen. Minyak mentah AS turun lebih dari 3% ke bawah US$91 per barel setelah televisi pemerintah Iran mengatakan Teheran berkomitmen memulihkan lalu lintas komersial di Selat Hormuz ke level pra-perang dalam waktu satu bulan, menurut Reuters. Namun, Gedung Putih membantah laporan media Iran tersebut dan menyebutnya sebagai “rekayasa sepenuhnya”.
Di saham teknologi, Micron—yang melonjak 19% pada Selasa dan menembus kapitalisasi pasar US$1 triliun untuk pertama kali—naik kurang dari 1%. Reli sebelumnya dipicu laporan UBS yang menilai saham masih punya ruang penguatan besar didukung perjanjian jangka panjang pemasok memori untuk memenuhi kebutuhan implementasi AI. Investor juga disebut semakin menjadikan produsen chip memori sebagai jalur utama untuk mengakses tema AI, dengan pesaing Micron dari Korea Selatan, SK Hynix, turut mencapai valuasi US$1 triliun.(mrv)
Source : Newsmaker.id