Saham Eropa Naik Usai Harapan Deal AS–Iran Tekan Harga Energi
Saham Eropa ditutup menguat tajam pada perdagangan Senin (25/5), mencapai level tertinggi sejak mendekati rekor akhir Februari, setelah sinyal bahwa Amerika Serikat dan Iran berpotensi segera menyepakati kesepakatan yang dapat memulihkan ekspor energi dari Timur Tengah. Indeks STOXX 50 zona euro naik 2% ke 6.139, sementara STOXX 600 pan-Eropa bertambah 1,1% ke 632.
Sentimen membaik setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan negosiasi dengan Iran berjalan positif selama akhir pekan. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio juga memberi sinyal optimisme terhadap peluang tercapainya kesepakatan. Harapan de-eskalasi ini mendorong harga minyak terkoreksi tajam dan sekaligus menopang obligasi pemerintah Eropa.
Penurunan yield obligasi ikut mengangkat saham-saham perbankan yang sensitif terhadap pergerakan pasar obligasi, dengan Santander, BBVA, dan Deutsche Bank masing-masing naik lebih dari 4%. Di sisi lain, turunnya biaya energi juga memberi ruang bagi margin sektor industri, dengan Safran melonjak 6% dan Schneider naik 3,5%.
Dari perspektif transmisi fundamental, koreksi harga energi cenderung meredakan tekanan inflasi dan membantu memperbaiki ekspektasi biaya input bagi korporasi. Namun, keberlanjutan reli tetap bergantung pada apakah sinyal diplomatik tersebut berujung pada pemulihan arus energi yang nyata, serta bagaimana pasar obligasi merespons perubahan persepsi risiko dan inflasi.(yds)
Sumber: Newsmaker.id