Saham Eropa Menguat, Pasar Pantau Politik Inggris dan KTT Trump–Xi
Saham Eropa ditutup menguat pada Kamis (14/5), dengan investor tetap mencermati dinamika politik Inggris serta kunjungan Presiden AS Donald Trump ke China untuk bertemu Presiden Xi Jinping. Indeks pan-Eropa Stoxx 600 naik 0,7%, dengan mayoritas sektor dan bursa utama berada di zona positif.
Kenaikan dipimpin sektor teknologi dan media, sementara pertambangan dan perbankan tertinggal dari kinerja indeks secara keseluruhan. Pergerakan ini mencerminkan selektivitas investor di tengah kombinasi sentimen global yang membaik dan risiko politik regional yang belum mereda.
Di Inggris, volatilitas politik tetap menjadi fokus setelah kepemimpinan Perdana Menteri Keir Starmer dinilai rentan terhadap tantangan. Laporan pada Rabu menyebut Menteri Kesehatan Wes Streeting dapat menyiapkan langkah untuk mengajukan tantangan kepemimpinan, sementara investor memantau dampaknya terhadap biaya pinjaman pemerintah.
Sentimen pasar Inggris juga dipengaruhi perkembangan Angela Rayner, yang disebut telah dinyatakan bebas dari pelanggaran oleh otoritas pajak terkait kasus bea materai (stamp duty). Di pasar obligasi, imbal hasil gilt turun di seluruh tenor; yield gilt 10 tahun tercatat turun sekitar 7 bps, sementara pound sterling melemah 0,3% terhadap dolar AS.
Di panggung global, perhatian tertuju pada KTT Trump–Xi di Beijing di tengah harapan stabilisasi hubungan dua ekonomi terbesar dunia. Trump melakukan pertemuan bilateral pertama dengan Xi pada Kamis dan menyampaikan relasi kedua negara akan menjadi “lebih baik dari sebelumnya,” serta datang bersama delegasi eksekutif, termasuk Elon Musk (Tesla) dan Jensen Huang (Nvidia).
Di sisi korporasi, saham Burberry turun 6,8% setelah perusahaan melaporkan pelemahan kinerja di Eropa dan Timur Tengah, menambah tekanan pada proses turnaround. Pasar kini menunggu sinyal lanjutan dari politik Inggris dan hasil pertemuan Trump–Xi sebagai pengarah sentimen berikutnya, terutama melalui kanal yield, mata uang, dan sektor-sektor yang sensitif terhadap siklus global.
Sumber : Newsmaker.id