S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru Usai Sinyal De-eskalasi Iran
S&P 500 dan Nasdaq Composite kembali menguat pada Kamis (16/4) dan menyentuh rekor tertinggi baru, melanjutkan reli pekan ini di tengah optimisme pasar bahwa konflik Iran berpeluang bergerak menuju jalur penyelesaian. S&P 500 naik 0,4% dan Nasdaq bertambah 0,5%, sementara Dow Jones Industrial Average menguat 100 poin atau 0,2%.
Penguatan ini memperpanjang kinerja mingguan yang solid: S&P 500 sudah naik lebih dari 3% sepanjang pekan berjalan, Nasdaq melesat lebih dari 5%, dan Dow bertambah lebih dari 1%. Narasi pasar menempatkan de-eskalasi geopolitik sebagai pendorong utama risk appetite, seiring pelaku pasar memangkas premi risiko yang sempat menekan aset berisiko.
Sentimen mendapat dorongan setelah Presiden AS Donald Trump mengonfirmasi ia berbicara dengan Presiden Lebanon Joseph Aoun dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Trump menyatakan Israel dan Lebanon menyepakati gencatan senjata 10 hari yang dimulai pukul 17.00 waktu setempat (ET). Dalam narasi sumber, penghentian serangan Israel ke Lebanon disebut menjadi salah satu prasyarat agar negosiasi terkait perang Iran dapat dimulai.
Trump juga sebelumnya mengatakan perang Iran “sangat dekat berakhir” dan mengklaim Teheran ingin “membuat kesepakatan.” Namun, meski putaran kedua perundingan Washington–Teheran disebut tengah dibahas, seorang pejabat Gedung Putih menyatakan belum ada jadwal resmi yang ditetapkan.
Bagi pasar, jalur transmisi utamanya adalah penurunan risiko geopolitik yang mendorong rotasi ke aset berisiko, sekaligus menggeser fokus ke timeline negosiasi lanjutan. Pelaku pasar akan memantau apakah perkembangan gencatan senjata dan agenda perundingan benar-benar menghasilkan langkah konkret, karena sentimen saat ini masih sangat bergantung pada headline.(mrv)
Sumber : Newsmaker.id