Perak Melemah, ISM–ADP Bikin Pasar Makin Hawkish
Harga perak melemah pada Rabu (3/6) dan bergerak di sekitar US$73,27 per troy ounce, turun sekitar 2,5% dan mendekati area terendah dua pekan. Tekanan datang dari kombinasi sentimen “higher for longer” dan ketidakpastian geopolitik yang menjaga pasar berhati-hati.
Dari sisi AS, data tenaga kerja terbaru kembali menguatkan argumen bahwa ekonomi belum cukup dingin untuk membuka ruang pelonggaran cepat. Laporan ADP menunjukkan penambahan 122 ribu pekerjaan sektor swasta pada Mei, di atas perkiraan. Sementara itu, ISM Services PMI naik ke 54,5 pada Mei, lebih tinggi dari perkiraan dan menandakan aktivitas jasa masih ekspansif.
Data tersebut datang setelah JOLTS sebelumnya menunjukkan lowongan kerja AS melonjak, memperkuat persepsi pasar kerja tetap tangguh. Kombinasi ini membuat pasar lebih sulit kembali ke skenario dovish, terutama ketika harga energi kembali menguat di tengah isu AS–Iran yang belum jelas.
Indeks dolar AS juga tetap firm di sekitar 99, sejalan dengan ekspektasi suku bunga yang belum bergerak turun. Dolar yang kuat biasanya menambah beban untuk logam mulia berdenominasi USD, termasuk perak.
Di Eropa, pasar semakin mengunci ekspektasi kenaikan suku bunga ECB pada pertemuan pekan depan, dengan sebagian pelaku pasar masih membuka peluang pengetatan lanjutan setelah itu. Dengan inflasi energi yang kembali menjadi isu dan data AS yang kuat, perak untuk sementara lebih sensitif terhadap arah suku bunga dan dolar ketimbang fungsi lindung nilai geopolitik. (arl)
Sumber: Newsmaker.id