Hang Seng Rebound saat Isyarat Diplomasi Redakan Tekanan Energi
Saham Hong Kong menguat pada Selasa (14/3) ketika investor kembali ke aset risiko, bertaruh tensi Timur Tengah dapat mereda meski AS bergerak memblokir pelabuhan Iran setelah pembicaraan akhir pekan di Islamabad gagal menghasilkan terobosan. Indeks Hang Seng naik 0,8% atau 211,47 poin ke 25.872,32, sementara Indeks Hang Seng China Enterprises bertambah 0,8% ke 8.671,61.
Sentimen membaik setelah seorang pejabat AS mengatakan keterlibatan diplomatik masih berlanjut dan kemajuan menuju kesepakatan tetap terjadi, menurut laporan Reuters. Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif juga menyatakan upaya penyelesaian konflik masih berjalan. Presiden AS Donald Trump menambahkan Iran telah melakukan kontak dan mencari kesepakatan, namun ia menegaskan tidak akan menerima perjanjian yang memungkinkan Teheran memiliki senjata nuklir.
Isyarat engagement ini membantu meredakan tekanan di pasar energi, dengan harga minyak melemah pada perdagangan Asia, sehingga memberi ruang bagi pasar ekuitas untuk pulih.
Di sisi emiten, Wai Chun melonjak sekitar 341% setelah mengumumkan kerja sama dengan Xavvi U.S. untuk membangun platform yang menarget ekonomi kreator global. Voyah Automotive Technology naik 8% setelah menyatakan pemegang saham pengendali, Dongfeng Motor Group, berencana menambah kepemilikan sahamnya. (Arl)
Sumber : Newsmaker.id